Bupati Natuna, Cen Sui Lan di dampingi kepala Bapperida dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna menghadiri secara daring Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pelaksanaan Kegiatan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting dan Percepatan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG), dari Ruang Zoom Meeting Lantai II Kantor Bupati Natuna, Jalan Batu Sisir Bukit Arai, Kecamatan Bunguran Timur, Rabu (05/08) siang.
Tampak hadir secara daring pula beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, lurah, dan kepala desa se-Kabupaten Natuna, Kepala puskesmas beserta tenaga kesehatan se-kabupaten Natuna, Ketua TP PKK se-Kabupaten Natuna, Kader posyandu, dan Tim pendamping keluarga.
Cen Sui Lan dalam sambutannya menyampaikan pembangunan kesehatan merupakan pondasi utama dalam mewujudkan masyarakat yang maju, produktif, dan sejahtera.
Oleh karena itu, pemerintah daerah mendukung penuh pelaksanaan berbagai program prioritas nasional, termasuk Percepatan Penurunan Stunting dan Program Cek Kesehatan Gratis, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat sejak dini.
Adapun data presentase stunting Kabupaten Natuna saat ini berada pada 18,50%, berdasarkan survei Status Gizi Indonesia tahun 2024. Stunting bukan hanya persoalan tinggi badan anak, tetapi merupakan ancaman terhadap kualitas generasi masa depan. anak yang mengalami stunting berpotensi mengalami hambatan perkembangan fisik, kognitif, serta produktivitas ketika dewasa.
Untuk itu, pencegahan stunting harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemenuhan gizi ibu hamil, kesehatan bayi dan belita, sanitasi yang layak, akses air bersih, edukasi, keluarga, hingga perubahan perilaku hidup bersih dan sehat.
Cen Sui Lan juga menyampaikan, Kabupaten Natuna memiliki karakteristik wilayah kepulauan yang terbilang terbesar. kondisi geografis ini menjadi tantangan tersendiri dalam memberikan pelayanan kesehatan yang merata kepada seluruh masyarakat.
Namun demikian, tantangan tersebut tidak boleh mengurangi semangat untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi seluruh warga, termasuk yang berada di pulau-pulau terluar.
Untuk itu, Cen Sui Lan mengajak seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan, puskesmas, rumah sakit, kader posyandu, tim pendamping keluarga, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh pemaku kepentingan, agar terus memperkuat sinergi dan koordinasi. setiap pihak memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan seluruh masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang optimal.
Dirinya berharap, melalui rapat koordinasi ini akan terbangun kesamaan persepsi, penyusunan langkah kerja yang terintegrasi, pembagian peran yang jelas, serta komitmen bersama untuk menyukseskan pelaksanaan intervensi serentak Pencegahan Stunting dan Program Nasional Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Natuna. (Pro_kopimnatuna/S)
PERS, Nomor : 14842711/PRO_KOPIM/2026

