Wakil Bupati Natuna, Jarmin,SE menghadiri Penyerahan secara simbolis Santunan Kematian dalam rangka Peringatan Hari Pelanggan Nasional Tahun 2026, bertempat di Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Ranai Natuna, Jl. Datok Kaya Wan Muhammad Benteng, Kecamatan Bunguran Timur, Jum’at (04/09)
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya pimpinan serta jajaran pejabat dan staf BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ranai, dan para ahli waris penerima santunan.
Dalam sambutannya, Jarmin apresiasi kinerja dan pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, dengan harapan agar kedepan lingkup pelayanan dapat diselenggarakan lebih luas mencakup berbagai aktifitas /bidang kerja masyarakat di daerah.
Jarmin menyarankan, untuk mewujudkan hal diatas, BPJS Ketenaga kerjaan perlu menyelenggarakan sosialisasi kepada masyarakat maupun pelaku/badan usaha, dengan maksud himbauan bagi mendaftarkan keikutsertaan tenaga kerja dalam kepesertaan BPJS ketenagakerjaan.
Kepada para ahli waris penerima santunan, Jarmin juga berpesan agar santunan tersebut dapat dipergunakan sebaik-baiknya. Mensyukuri hal tersebut sebagai bentuk jaminan sosial dan eksistensi negara bagi melindungi dan menjamin masyarakat, khususnya dibidang ketenagakerjaan.
Pada Kesempatan yang sama Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Natuna, Hendra Herry Jonna juga menyampaikan terimakasih kepada pemerintah daerah, yang telah menerbitkan Surat Edaran kepada badan usaha yang beroperasi di Natuna, agar melaporkan keberadaan dan mendaftarkan kepesertaannya kepada BPJS Ketenagakerjaan Cabang Natuna.
Hendra menjelaskan, bahwa BPJS Ketenagakerjaan dibentuk dengan maksud membantu dan memperluas perlindungan kepada masyarakat, khususnya terhadap kemungkinan terjadi kecelakaan dalam kerja.
Hendra berkomitmen bahwa kedepan akan terus meningkatkan nilai penyerahan santunan para ahli waris, bagi menjamin dan mendukung kesejahteraan para tenaga kerja.
Untuk saat ini BPJS Ketenagakerjaan telah memiliki peserta/anggota lebih kurang 11.000 orang. Hendra mengakui bahwa masih terdapa sekitar 18.000 calon peserta yang belum terdaftar, berasal dari berbagai badan usaha yang sedang beroperasi di Kabupaten Natuna saat ini.
Dirinya berharap, para tenaga kerja yang belum terdaftar keaggotaannya di BPJS tenaga kerjaan dapat segera mendaftar, agar pihaknya dapat memberikan pelayanan, jaminan sosial secara lebih maksimal.
Sedangkan untuk Pemerintah daerah sendiri, telah mendaftarkan 4.500 aparatur pemerintahan (PNS/PPPK dan Paruh Waktu) menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan, baik ditingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Riau.
Selain itu, Hendra juga menjelaskan, untuk masyarakat/Nelayan yang baru-baru ini mengalami kecelakaan/meninggal, santunan akan diproses serta dicairkan secepatnya, tergantung kelengkapan yang sudah dipersyaratkan, seperti KTP, Surat Keterangan Kematian dan beberapa persyaraatan administrasi lain yang dibutuhkan untuk klaim santunan. (Pro_kopimnatuna/Endang)
PERS, Nomor : 14842735/PRO_KOPIM/2026

