Perlindungan terhadap perempuan dan anak merupakan tanggung jawab bersama, dibutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tenaga kesehatan, lembaga pendidikan, pemerintah dasa, organisasi masyarakat, hingga seluruh elemen masyarakat untuk memastikan setiap perempuan dan anak memperoleh haknya atas rasa aman dan perlindungan.
Saat ini, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak menjadi perhatian serius pemerintah kabupaten Natuna. Kondisi ini menjadi pengingat bahwa upaya pencegahan harus terus diperkuat, sementara penanganan terhadap setiap kasus harus dilakukan secara cepat, profesional, terpadu dan berpihak pada kepentingan terbaik korban .
Hal diatas disampaikan Wakil Bupati Natuna, Jarmin ketika membuka acara Pembukaan Latihan Manajemen dan Penanganan Kasus, yang diselenggarakan di Aula Gaharu Hall Natuna Dive Resort , Senin (13/07) pagi .
Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Natuna juga menyampaikan dengan adanya pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan para petugas dalam menerima laporan, melakukan asesmen, memberikan pendampingan, membangun koordinasi lintas sektor, hingga memastikan korban memperoleh layanan yang aman, bermartabat, dan berkeadilan . sehingga kedepan peserta mampu memberikan pelayanan yang lebih responsif, memiliki pemahaman yang sama dalam penanganan kasus, serta membangun koordinasi yang lebih efektif.
Hadir pada acara tersebut Forkopimda, Para pimpinan OPD di lingkungan pemerintah kabupaten Natuna, Camat, Lurah, Kades, ketua organisasi wanita kabupaten Natuna, toko agama, tokoh adat, alim ulama, tokoh masyarakat, dan para peserta pelatihan. (Pro_Kopimnatuna/S)
PERS, Nomor : 14842682/PRO_KOPIM/2026

