Selasa (03/12) pagi, bertempat di Ruang Rapat Kantor
Bupati Natuna, Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Wan Siswandi membuka Rapat
Koordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dengan agenda diskusi
dan laporan kajian pemilihan lokasi dan daya dukung pembudidaya ikan laut di
Kabupaten Natuna.
Dalam sambutan pembukanya, Wan Siswandi menerangkan bahwa
saat ini pemerintah pusat focus dukung pelaksanaan pembangunan daerah melalui
beberapa bidang prioritas, yaitu Pertahanan, Pariwisata, Migas, Perikanan dan
Lingkungan Hidup.
Sector perikanan menjadi salah satu prioritas yang saat
ini berusaha dikembangkan, mengingat wilayah Natuna 99 persen geografisnya
merupakan laut/perairan dan 60 persen penduduknya bermata pencarian sebagai
nelayan.
Menurut Wan Siswandi, kebijakan pengembangan sector
perikanan saat ini diharapkan menjadi salah satu program yang sangat berpihak
kepada masyarakat, terutama melalui pengelolaan potensi perikanan dengan cara
yang lebih baik.
Wan Siswandi menerangkan bahwa program kementerian
Kelautan dan Perikanan yang dipimpin oleh Menterinya terdahulu menetapkan
konsep dimana dalam pengelolaan potensi perikanan, akan melibatkan nelayan luar
daerah, namun hasil tangkapan akan didaratkan di Sentra Kelautan Perikanan
Terpadu (SKPT) Selat Lampa.
Hal ini dirasa sangat baik karena akan menambah pajak
retribusi daerah yang pada gilirannya juga dapat menambah modal sumber anggaran
daerah untuk pengembangan pada sector lain.
Selain itu, Nelayan tempatan juga merasa sangat terbantu
karena dengan Operasional SKPT tersebut juga berfungsi sebagai tempat
pemasaran/pelelangan hasil tangkapan ikan.
Wan Siswandi juga mengapresiasi terhadap upaya
kementerian KKP dalam mengakomodir proses perdagangan ikan hidup dengan pembeli
dari luar negeri. Transaksi perdagangan ini dirasa menjadi salah satu solusi
strategis dalam menjadikan sector budidaya ikan hidup sebagai upaya peningkatan
kesejahteraan masyarakat nelayan tempatan.
Mengingat begitu strategisnya fungsi SKPT bagi
pengembangan sector perikanan dan peningkatan ekonomi masyarakat, Wan Siswandi
berharap program KKP RI dapat terus dilanjutkan dimasa yang akan datang.
Pada kesempatan yang sama Perwakilan dari KKP RI, Ketut Sugama juga menyampaikan bahwa mengingat telah terjadi pergantian Menteri Kelautan dan Perikanan baru-baru ini, telahpun menginstruksikan agar terus membangun komunikasi, terutama dengan pemerintah daerah potensial melalui berbagai program yang menyentuh langsung kepada kepentingan peningkatan ekonomi masyarakat. (Humas_Pro/Sono/Eki)