Unsur pemuda disetiap tingkatan hendaknya mampu menjadi
penggerak pembangunan utama, bukan hanya berpangku tangan melainkan ujung
tombak pelaku disegala bidang, terutama dalam upaya pembinaan olah raga untuk
mendukung terciptanya SDM yang sehat dan produktif.
Oleh karenanya, pemerintah sangat berharap dalam
peranannya unsur kepemudaan terus aktif mendukung program kerja terutama
ditingkat desa, dengan harapan melalui pembinaan olah raga, potensi akan
bermunculan dengan kemampuan dan mental tanding yang bukan tidak mungkin dapat
mengharumkan nama daerah diajang kompetensi olahraga pada tingkat yang lebih
tinggi.
Hal diatas disampaikan Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni
Suprapti dalam sambutannya ketika menghadiri acara Pembukaan Turnamen Sepak
Bola sempena peringatah Hari Kemerdekaan RI ke-74, bertempat di Lapangan Sepak
Bola Desa Semedang Kecamatan Bunguran Batubi, selasa (3/9) petang lalu.
Turut hadir pada kesempatan tersebut Dandim 0318 Natuna, Anggota DPRD, Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga, Satpol PP, Camat Bunguran Batubi, Kepala Desa Sumedang, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Batubi serta masyarakat setempat.
Menurut Ngesti, penyelenggaraan kegiatan ini hendaknya
dapat terus dilestarikan sebagai bentuk eksistensi unsur kepemudaan dengan
maksud menjalin silaturrahmi, namun selain itu juga menjadi ruang kompetisi
yang sehat bagi para atlet untuk mengukur kemampuan seluruh peserta sekaligus
sebagai ajang untuk mencari bibit potensi olahraga yang pada gilirannya harus
mendapatkan perhatian, pembinaan dan peluang untuk mengukir prestasi.
Terlebih lagi pada tahun 2020 mendatang Kabupaten Natuna
akan menjadi Tuan Rumah perhelatan Popda tingkat Provinsi Kepri yang sangat
membutuhkan dukungan bersama, baik dari segi penyelenggaraan maupun partisipasi
dalam memperebutkan juara dari setiap cabang yang akan diperlombakan.
Hal senada juga ditambahkan oleh Camat Bunguran Batubi,
Nurparta Suprihatin yang disampaikan dalam sambutannya dimana harapan bersama
agar kegiatan ini hendaknya dapat menjadi ajang membina mental sportifitas
dalam tanding sekaligus media silaturrahmi antar olahragawan.
Nurparta juga melaporkan bahwa kegiatan ini akan digelar
selama kurang lebih satu bulan, diikuti oleh perwakilan dari 40 desa dengan
cabang yang diperlombakan diantaranya Sepak Bola, Bola Volly, Sepak Takraw dan
Permainan Rakyat.
Selain itu, Ngesti beserta rombongan kunjungan kerja
pemerintah daerah juga berkesempatan meninjau proses panen cabe dan gambas
warga yang bertempat di Desa Sedarat Baru Kecamatan Bunguran Batubi.
Pada kesempatan tersebut Ngesti beserta rombongan merasa
kagum atas hasil panen komoditi cabe dan gambas yang dikelola warga secara
alami, dengan menggunakan pupuk kompos yang bebas bahan kimia.
Menurut Ngesti, jika petani tempatan fokus dalam mengelola
pertanian ini, bukan tidak mungkin Cabe maupun jenis tanaman lainnya akan
menjadi salah satu komoditi unggulan desa atau bahkan kecamatan Bunguran
Batubi, mengingat saat ini permintaan pasar terhadap komoditi cabe cukup
tinggi, sementara hampir 50 persen pemenuhan kebutuhannya saat ini didapat dari
luar daerah.
Berdasarkan
hasil percakapan singkat dengan pemilik lahan pertanian tersebut dimana saat
ini masih mengalami hambatan kurangnya pasokan air dan pupuk yang menyebabkan
hasil panen tidak sesuai harapan, Ngesti mengatakan akan segera mencoba mencari
solusi cepat untuk menanggulangi hal tersebut.
Ngesti berharap khususnya petani komoditi cabe maupun
berbagai komoditi pertanian lainnya yang berada di Kecamatan Bunguran Batubi
untuk terus konsisten dalam meningkatkan hasil panen dan bukan tidak mungkin
kedepan Natuna dapat memenuhi kebutuhan komoditi tersebut secara mandiri.
Ngesti juga berpesan kepada anak-anak muda yg saat ingin menggeluti bidang pertanian agar serius dan fokus agar hasil yg diperoleh juga maksimal.(Humas _Pro/ Jasipah/Rizal ).