Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Boy Wijanarko Varianto menghadiri acara Wisuda Bersama Santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) se-Kabupaten Natuna ke-XIII Tahun 2026, yang berlangsung di Aula Rumah Makan Sisi Basisir, Kecamatan Bunguran Timur, Minggu (18/10) pagi.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Natuna, camat, lurah, pengurus Lembaga Pembinaan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) se-Kabupaten Natuna, tokoh agama, wali santri serta para santriwan dan santriwati dari berbagai kecamatan.
Dalam sambutannya, Boy Wijanarko Varianto menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh santriwan dan santriwati yang mengikuti wisuda. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa proses pendidikan Al-Qur’an terus berjalan dan memberikan hasil positif bagi kehidupan masyarakat.
Menurutnya, wisuda santri TPQ bukan sekadar seremoni, tetapi momentum bagi menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki karakter yang baik.
Untuk itu, Boy berharap sinergi antara keluarga, lembaga pendidikan Al-Qur’an, masyarakat, dan pemerintah daerah terus diperkuat. Dengan demikian, pembinaan generasi muda dapat berlangsung secara berkesinambungan dan mampu melahirkan generasi penerus yang berkarakter serta berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Fandoli melaporkan bahwa wisuda tahun ini diikuti 252 santriwan dan santriwati dari 28 TPQ yang tersebar di tujuh kecamatan, yakni Kecamatan Bunguran Timur, Bunguran Tengah, Bunguran Selatan, Bunguran Batubi, Bunguran Barat, Pulau Tiga, dan Pulau Tiga Barat.
Fandoli menjelaskan bahwa pelaksanaan wisuda tersebut merupakan bentuk penghargaan atas perjuangan anak-anak dalam mempelajari Al-Qur’an, mengenal ajaran agama, menghafal doa-doa, mempelajari akhlak, serta membiasakan diri dalam melaksanakan ibadah sehari-hari.
dirinya juga berpesan kepada seluruh santriwan dan santriwati agar tidak berhenti mempelajari Al-Qur’an setelah diwisuda. Menurutnya, wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk terus meningkatkan pemahaman dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pendidikan Al-Qur’an di Kabupaten Natuna semakin berkembang dan mampu memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan masyarakat, sekaligus membentuk generasi muda yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. (Pro_kopimnatuna/S)
PERS, Nomor : 14842766/PRO_KOPIM/2026

