Keberadaan Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) merupakan salah satu fasilitas penting, terutama bagi masyarakat wilayah perbatasan bagi pemenuhan kebutuhan bahan pangan yang sering terancam pasokannya, terutama pada akhir tahun (musim utara).
Kondisi rawan pangan di Natuna sering terjadi mengingat pada musim utara, dimana gelombang air laut sangat tinggi dan menyebabkan terhambatnya moda transportasi laut sebagai sarana utama distribusi bahan pokok dari berbagai daerah penyangga. Untuk itu, dengan keberadaan LPM yang sudah dapat dimanfaatkan saat ini, diharapkan kedepan kelangkaan pangan kebutuhan masyarakat tidak terjadi lagi
Hal tersebut disampaikan Bupati Natuna, Wan Siswandi ketika meresmikan LPM yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus Pemerintah Pusat, bertempat di Desa Cemaga Tengah Kecamatan Bunguran Selatan, jumat (05/11) pagi.
Adapun LPM yang diresmikan kali ini diresmikan pemanfaatannya sekaligus secara simbolis oleh Bupati Natuna, yakni LPM Desa Cemaga Tengah Kecamatan Bunguran Selatan dan Desa Air Lengit Kecamatan Bunguran Tengah
Hadir juga pada kesempatan tersebut diantaranya Wakil Bupati Natuna, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Natuna dan beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, Camat Bunguran Selatan Bunguran Tengah, Kepala Desa se-Bunguran Selatan tokoh masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Wan Siswandi juga menyampaikan bahwa pada Kunjungan Kerja Wakil Menteri Keuangan di Natuna beberapa waktu lalu, dirinya menyampaikan bahwa terdapat beberapa prioritas yang diharapkan menjadi perhatian oleh Pemerintah Pusat saat ini, diantaranya ketersediaan Pembangkit listrik, fasilitas air bersih, jalur dalam kota yang dibuat menjadi dua jalur, dan termasuk pembangunan fasilitas LPM ini.
Dirinya mengakui bahwa untuk mewujudkan percepatan pembangunan, khususnya pada pembenahan fasilitas umum, Pemerintah Daerah berharap ada perhatian khusus baik dari Pemerintah Provinsi Kepri maupun Pemerintah Pusat.
Akhirnya Wan Siswandi berpesan kepada masyarakat, agar fasilitas bangunan LPM yang sudah dibangun, diharapkan dapat bermanfaat, dikelola secara baik sebagai asset bersama, dipergunakan sebagaimana fungsinya, yakni sebagai lumbung pangan yang diisi dengan beragam stok bahan makanan pokok untuk persiapan penyangga bilamana terjadi kondisi yang menyebabkan kelangkaan pangan dimasa – masa hadapan.
Selain itu, apresiasi juga disampaikan kepada Gabungan kelompok Tani dan masyarakat setempat yang telah bekerja keras sehingga fasilitas ini dapat dibangun sebagaimana yang diharapkan bersama. (Pro_Kopim/ Sri, Diana dan Eris)
RILIS PERS, Nomor : 1306 /PRO_KOPIM/2021

