Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Wan Siswandi
membuka Rapat Koordinasi Penguatan Inovasi Daerah, bertempat di Aula Kantor
Bupati Natuna, Jl. Batu Sisir Bukit Arai, Ranai, Selasa (28/01) pagi.
Sejauh ini Pemerintah Daerah terus berupaya untuk melakukan beberapa inovasi, dengan tujuan untuk efisiensi dan efektifitas pelaksanaan tugas, seperti sinergi aplikasi yang diterapkan Badan Perencanaan Pembangunan dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.
Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Pusat Litbang
Inovasi Daerah Kemendagri dan Rombongan, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah
(OPD), Camat serta Lurah se-Kabupaten Natuna.
Dalam sambutan pembukanya, Wan Siswandi menyampaikan
bahwa sejauh ini Pemerintah Daerah terus berupaya untuk melakukan beberapa
inovasi, dengan tujuan untuk efisiensi dan efektifitas pelaksanaan tugas,
seperti sinergi aplikasi yang diterapkan Badan Perencanaan Pembangunan dengan
Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.
Sinergi aplikasi yang dilakukan diatas telahpun
membuahkan hasil yang cukup membanggakan, diantaranya terkait penghargaan
peningkatan Predikat pada penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi
Pemerintah (Sakip) dan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dalam
lingkup wilayah Sumatera, Kabupaten Natuna berhasil meraih predikat BB (Baik)
yang sebelumnya pada predikat CC (Cukup).
Wan Siswandi berharap predikat tersebut dapat terus
ditingkatkan, melalui berbagai inovasi baik pada bidang pengelolaan keuangan
daerah, maupun pada bidang lainnya, sebagai indicator produktifitas instansi
pemerintahan di Kabupaten Natuna.
Dengan gambaran keberhasilan penerapan aplikasi pada
bidang pengelolaan keuangan daerah, Wan Siswandi juga berencana untuk membangun
aplikasi pada pelaksanaan tugas lainnya, seperti yang sudah diterapkan pada
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan Rumah Sakit Umum Daerah Natuna.
Wan Siswandi juga berpesan kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah yang hadir, agar segera merubah system pelaksanaan tugas OPD baik teknis maupun administrasi untuk segera merancang inovasi, membangun aplikasi, sebagai bentuk optimalisasi Teknologi Informasi Komunikasi (TIK). Selain itu Wan Siswandi juga mengatakan bahwa koordinasi antar OPD merupakan hal penting dalam mewujudkan kebersamaan, kekompakan serta upaya peningkatan produktifitas, oleh karenanya, diharapkan antara satu OPD dengan OPD yang lain harus tetap terhubung, menjadi satu bagian yang tidak terpisahkan dalam mewujudkan pemerintahan yang berwibawa, pembangunan yang lebih merata dan pelayanan prima bagi masyarakat. (Pro_Kopim/Endang/Seltia)