Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) merupakan Event 2
tahunan yang harus dapat terlaksana secara maiksimal dan baik dengan segala
kekurangan yang ada, untuk itu peran serta dan rasa tanggung jawab bersama
menjadi modal dasar yang baik agar kegiatan tersebut terlaksana secara sukses
dan pada akhirnya dapat menciptakan Qori dan Qoriah sebagai duta Tilawatil
Qur’an yang dapat mengharumkan nama daerah pada ajang Tilawatil Qur’an Tingkat
Provinsi.
Hal ini dituturkan Sekretaris Daerah, Wan Siswandi selaku
Penanggungjawab Tim Pengarah saat melakukan kunjungan kerja Panitia Pengarah
dan Ekspos Panitia Pelaksana Persiapan MTQ Tingkat Kabupaten Natuna Tahun 2020
di Kecamatan Pulau Tiga, Senin (27/1) siang, bertempat di Gedung Pertemuan
Kecamatan Pulau Tiga .
Kegiatan MTQ terlaksana secara sukses dan pada akhirnya dapat menciptakan Qori dan Qoriah sebagai duta Tilawatil Qur’an yang dapat mengharumkan nama daerah pada ajang Tilawatil Qur’an Tingkat Provinsi
Hadir mendampingi Sekretaris Daerah ketika itu
diantaranya beberapa pimpinan maupun perwakilan Organisasi Perangkat Daerah
terkait, seperti Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan,
Kadis PUPR, Ka Bappeda (Mustafa Albakhry), Kadis Perindagkop & UKM (Agus
Supardi), Kadis Pendidikan (Suherman), Kadis Kebudayaan dan Pariwisata
(Hardinansyah), Asisten Ekbang (Tasrif), dan beberapa staf yang tergabung dalam
tim pengarah MTQ Kabupaten Natuna.
Selain itu, pertemuan juga dihadiri oleh Camat Pulau
Tiga, Sudirman dimana dalam ekposnya menerangkan bahwa untuk pemondokan Dewan
Hakim akan ditempatkan di lokasi SDN 001 Pulau Tiga (Desa Sabang Mawang/
Balai), Sekretariat Panitia di Kantor Camat Pulau Tiga, sedangkan Sekretariat
Dewan Hakim di Kantor KUA Pulau Tiga.
Sudirman juga menginformasikan bahwa Untuk transportasi
penyebrangan Panitia dan Kafilah, menggunakan 14 armada pompong yang layak dan
sesuai standar keselamatan, melalui Pelabuhan Sentra Kelautan Perikanan Terpadu
(SKPT) Selat Lampa.
Lokasi tersebut (SKPT Selat Lampa) ditetapkan karena
berbagai pertimbangan, diantaranya
karena memiliki area parkir luas, Pelabuhan yang cukup panjang, sehingga
dapat sandar beberapa pompong sekaligus.
Sedangkan untuk
pelabuhan kedatangan, langsung menuju Pelabuhan di sekitar lokasi penempatan
Kafilah yang ada di Sabang Mawang, Balai dan Tanjung Batang.
Sudirman mengakui bahwa untuk transportasi Darat,
pihaknya mengalami kesulitan mengingat begitu terbatasnya kendaraan bermotor
roda dia yang ada diwilayahnya. Untuk itu diharapkan agar setiap OPD dapat
memberikan dukungan, dengan membawa minimal 1 unit kendaraan bermotor roda dua untuk mendukung
operasional selama kegiatan berlangsung.
Untuk penyelenggaraan Pawai Ta’aruf, Sudirman juga
menjelaskan bahwa rencana pelaksanaan tersebut, rombongan akan mulai berjalan
dari Lapangan Bola Sabang Mawang menuju Lokasi Astaka.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Perumahan dan
Pertanahan, Edi Rianto menjelaskan bahwa
progres pembangunan Astaka, untuk pekerjaan pematangan Lahan sudah
finising.
Sedangkan fasilitas Astaka akan dibangun dengan system
Bongkar Pasang dimana saat ini sedang dalam proses pengerjaan. Diperkirakan
proses perakitan yang dilaksanakan dibatam, akan dikirim ke lokasi pemasangan
(Astaka) pada pertengahan februari mendatang.
Selain itu, Koordinator Bidang Stan Pameran dan Bazar, Agus Supardi ketika itu juga menjelaskan bahwa untuk lokasi stan pameran, pihaknya sudah menyiapkan lokasi berukuran 4 X 6 dan anggaran pembangunan stan yang nantinya diserahkan kepada 15 kecamatan peserta, untuk membangun stan dengan konsep yang diserahkan sepenuhnya kepada kecamatan masing-masing. (Pro_Kopim/Mz/Sofian)