Senin(21/10) malam, Sekretaris Daerah Kabupaten
Natuna, Wan Siswandi didampingi ketua
beserta beberapa anggota DPRD, dan
Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah menyambangi Desa Mekar Jaya Kecamatan
Bunguran Barat sempena membuka secara resmi Pekan Orientasi Madrasah Tsanawiyah
yang di gelar di Madrasah Miftahunnajah,
Dusun I Air Batang Desa Mekar Jaya
Selain itu tampak hadir perwakilan dari Lanud Raden
Sadjad Ranai, Kepala Kantor Kemenag
Kabupaten Natuna, Kepala Sekolah MTs se
Kabupaten Natuna dan Kepala Desa se Kecamatan Bunguran Barat.
Kegiatan ini mengusung Tema 'Mengembangkan sikap
inovatif, kreatif, sportif dan rasa
kebersamaan, dalam mewujudkan madrasah hebat dan bermartabat
Dalam Sambutannya,
Wan Siswandi mengungkapkan bahwa dalam kegiatan ini terkandung nilai
kompetensi, keagamaan dan
silaturrahmi, dimana tiga hal ini
hendaknya menjadi pijakan dalam mewujudkan sumberdaya berkarakter dan selalu
berpegang teguh pada akidah yang diharapkan menjadi modal utama penggerak
pembangunan masa depan.
Dahulu pemikiran orang tua cenderung menyekolahkan
anaknya di sekolah umum, sedangkan madrasah menjadi sekolah yang terkesan tidak
populer.
Namun tidak sedikit para pejabat maupun orang orang yang
memiliki peran penting dalam pembangunan,
memiliki latar belakang pendidikan sekolah berbasis agama seperti
madrasah atau pesantren.
Oleh karenanya orang tua harus bijak menyikapi kondisi
saat ini, dimana bekal utama dalam
mempersiapkan tunas muda yang utama adalah bekal nilai agama yang nantinya
akanmenjadi benteng diri dalam menyikapi
pengaruh negatif kemajuan yang sedang terjadi
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Natuna, Ahmad
Husin menerangkan bahwa kegiatan yang
diselenggarakan dua tahun sekali,
melibatkan seluruh MTs yang ada di Kabupaten Natuna ini digelar untuk
menjaring potensi baru baik dibidang agama,
ilmu pengetahuan maupun olahraga.
Selanjutnya para pelajar yang berhasil mengukir prestasi
akan diberikan peluang untuk bertanding baik ditingkat kabupaten, provinsi maupun nasional. Bukan tidak mungkin bibit potensi ini dapat
mengharumkan nama daerah.
Ahmad Husin juga menambahkan bahwa beberapa kali siswa
madrasah asal Natuna berhasil mengukir prestasi pada ajang Kompetisi Sains
Madrasah Tingkat Nasional yang digelar di Manado dan Bengkulu.
Hal tersebut membuktikan bahwa pelajar madrasah di
Kabupaten Natuna memiliki potensi besar pada berbagai bidang, namun membutuhkan media kompetisi maupun
pembinaan yang dilakukan secara fokus dan berkelanjutan.
Untuk itu,
dukungan sangat diharapkan baik dari pemerintah daerah maupun segenap
masyarakat, sehingga melalui
Penyelenggaraan Pormats, terlahir bibit
potensial bagi mengharumkan nama daerah.
Ketua panitia pelaksana kegiatan, Harjono melaporkan
bahwa kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Natuna, Pemerintah
Daerah, pihak Madrasah Tsanwiyah peserta
kegiatan serta donatur lainnya.
Adapun peserta yang ikut dalam kegiatan ini berasal dari
14 MTs dari seluruh kecamatandan
berbagai unsur, diadakan dua tahun
sekali dan MTs yang ada di Kabupaten Natuna.
Adapun cabang yang
diperlombakan terdiri dari dua bidang,
yaitu bidang keagamaan terdiri dari cabang Tilawah, syarhil dan Hifzil Quran.
Sedangkan bidang olah raga terdiri dari Cabang Bola kaki, Volly Putra dan putri, sepak takraw dan tenis meja. Selain itu juga diselenggarakan lomba Gurindam, Cerdas Cermat dan Pawai. (Humas_Pro/red/Ery)