Sebagai salah satu rangkaian agenda selama berkunjung ke
Kabupaten Natuna, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Efendi
berkesempatan meresmikan Perpustakaan SMP Negeri 3 Satu Atap (Satap) Bunguran
Barat di Kampung Segeram Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, kamis
(19/9) pagi.
Tampak hadir dalam rombongan kerja Kemendikbud maupun
jajaran pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna, diantaranya Bupati
Natuna, Sekretaris Daerah, beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, camat
dan unsur pimpinan kecamatan serta aparatur Kecamatan Bunguran Barat dan
masyarakat Kampung Segeram.
Adapun beberapa agenda yang digelar di Kampung Segeram
tersebut diantaranya Mendikbud menandatangani prasasti peresmian dan penyerahan
bantuan berupa 500 buah buku dari Medco E&P, 20 Laptop dari PT Bosch, 9
unit tablet dari program DIgitalisasi Sekolah kepada Guru SD dan SMP Negeri 3
Satap, serta peralatan olahraga dari Kemendikbud.
Dalam sambutannya pada ramah tamah dg masyarakat
setempat, Muhadjir menjelaskan bahwa berbagai bantuan yang diserahkan kali ini
merupakan hasil kerjasama antara Kemendikbud dengan Yayasan Bhakti Nusantara,
untuk membantu sekolah-sekolah yang berada di kategori daerah 3 T (Terluar,
Terbelakang dan Tertinggal),
Perhatian ini ditujukan tidak lain agar anak-anak usia
sekolah yang berada di daerah 3 T, terutama di Kampung Segeram, dapat mengenyam
pendidikan dengan cara yang lebih baik, tidak boleh tertinggal serta dapat
mengimbangi perkembangan pendidikan sebagaimana anak usia sekolah yang berada
di perkotaan.
Dengan diresmikannya bangunan gedung perpustakaan ini,
diharapkan dapat bermanfaat bagi memudahkan proses pembelajaran. Namun Muhadjir
berpesan agar fasilitas ini dapat dijaga dan pelihara bersama agar dapat
memberikan manfaat bagi meningkatkan mutu pendidikan di Kampung Segeram
khususnya.
Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal dalam kesempatan yang
sama juga menyampaikan apresiasi terhadap perhatian Kemendikbud melalui program
kerja yang bersifat langsung menyentuh kebutuhan pendidikan di daerah.
Selain itu, Hamid Rizal mengakui bahwa keberadaan para
relawan pendidikan yang ikut hadir memberikan nuansa berbeda, khususnya sebagai
individu yang peduli terhadap kondisi pendidikan di wilayah-wilayah tertinggal.
Semoga keberadaan mereka dapat memberikan motivasi
terutama bagi para tenaga pendidik di daerah serta anak usia sekolah untuk
terus belajar, meningkatkan khazanah diri serta menumbuhkan kesadaran bahwa
pendidikan bagi semua orang itu penting.
Selain itu, Hamid Rizal juga menyampaikan terima kasih
kepada pihak Yayasan Bakti Nusantara
yang sudah merealisasikan pembangunan perpustakaan di SMP N 3 Bunguran Barat di Kampung
Segeram. Dengan harapan fasilitas yang
sudah dibangun dapat mendukung proses belajar mengajar, baik bagi para guru
maupun para siswa.
Dalam sesi tanya jawab, salah satu perwakilan masyarakat
dari Kampung Segeram juga mengatakan bahwa kampungnya saat ini memang sangat
membutuhkan perhatian lebih, terutama dari pihak pemerintah, mengingat
fasilitas yang tersedia masih sangat terbatas, seperti listrik, jaringan
seluler dan berbagai fasilitas umum lainnya.
Selain itu, masyarakat juga merasa bersyukur karena Mendikbud dapat menyempatkan diri berkunjung di Kampung Segeram. Namun disampaikan juga bahwa besar harapan masyarakat agar perhatian pemerintah, agar daerah ini tidak lagi tergolong kampung tertinggal. (Humas_Pro/Arf, Sofian, Izar)