Sebagai wilayah perbatasan, Kabupaten Natuna mendapatkan
perhatian lebih dari pemerintah pusat melalui realisasi berbagai program kerja
dari kementerianyang pada dasarnya bertujuan untuk pengembangan potensi yang
sebesar-besarnya diharapkan memberikan manfaat bagi kemajuan daerah dan
kesejahteraan masyarakat.
Melalui perhatian terhadap percepatan pembangunan daerah
tersebut, hendaknya seluruh unsur, baik pemerintahan maupun segenap masyarakat
harus memberikan dukungan terbaik melalui tugas dan fungsi serta kewenangan
yang pada gilirannya diharapkan memberi dampak positif terhadap kemajuan daerah
itu sendiri.
Hal tersebut disampaikan Bupati Natuna melalui sambutan
tertulis yang disampaikan Sekretaris Daerah, Wan Siswandi ketika menjadi
Inspektur Apel 17 Hari Bulan Juli 2019 dilingkungan Pemerintah Kabupaten
Natuna, rabu (17/7) pagi, di halaman Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten
Natuna, Jalan Batu Sisir, Bukit Arai, Ranai.
Wan Siswandi juga menerangkan bahwa saat ini terdapat
beberapa agenda yang menjadi fokus pemerintah daerah, diantaranya sektor
pariwisata. Namun perlu diingatkan bahwa upaya pengembangan sektor potensial
tersebut bukan tanggungjawab dinas terkait semata, melainkan seluruh organisasi
perangkat daerah melalui peran dan fungsi pendukung.
Untuk itu, seluruh Organisasi Perangkat Daerah harus
terus membangun sinergeritas dalam setiap tahapan pembangunan mulai dari
perencanaan, pelaksanaan, sampai tahap pengawasan. Sehingga menghasilkan dampak
positif bagi pembangunan yang lebih terarah.
Yang terakhir, Wan Siswandi juga berpesan terutama kepada
segenap ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna agar selalu bijak dalam
memanfaatkan media social, menurutnya belakangan ini sering terpantau bahwa ASN
menggunakan media social untuk berkeluh kesah terhadap kondisi kerja dan
terkadang bersifat rahasia atau kurang wajar diketahui khalayak ramai.
Menurutnya, kelemahan dalam system kerja pemerintahan
merupakan tanggungjawab bersama dalam menjaga kerahasiaan yang diiringi
pembenahan menuju kondisi yang lebih baik. Hal tersebut merupakan suatu hal
yang manusiawi jika terdapat kelemahan yang tidak jarang menimbulkan kekecewaan
dari ASN itu sendiri.
Namun Wan Siswandi benar-benar berharap agar ASN dapat
berfikir dan bertindak bijak, diantaranya dengan terus menjaga kerahasiaan
informasi baik jabatan maupun kelemahan instansi pemerintahan dimana tempatnya
bertugas, demi menjaga suasana kerja tetap kondusif serta optimalisasi
pelaksanaan tugas dan pelayanan.
Selain
itu, belakangan muncul pertanyaan dari masyarakat terkait keberadaan pimpinan
daerah yang sering berada diluar kota. Oleh karenanya hal ini perlu diluruskan
bahwa keberadaan para pimpinan diluar kota, baik Bupati maupun Wakil Bupati
Natuna tidak lain merupakan tanggungjawab dalam menjalankan fungsinya
sebagaimana yang diamanatkan dalam undang-undang.
Memenuhi berbagai undangan kegiatan yang bersifat penting dalam proses penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah, karena menurut Wan Siswandi, tugas sebagai kepala daerah menuntut pimpinan untuk terus membangun koordinasi dengan berbagai pihak, baik Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat. (Humas_Pro/Zq)