Bupati Natuna yang
diwakili Sekretaris Daerah, Wan Siswandi didampingi beberapa Pimpinan
Organisasi Perangkat Daerah terkait, para penggiat dan pelaku usaha ekonomi
sektor pariwisata menerima dan mengadakan rapat dengan tim Kedutaan Besar
Jepang untuk Indonesia, bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna, kamis
(11/4) siang.
Dalam sambutan pembukanya, Wan
Siswandi menerangkan bahwa saat ini Kabupaten Natuna sedang melalui proses
percepatan pembangunan melalui lima pilar yang dicanangkan Presiden Republik
Indonesia sebagai upaya membangun pertahanan ekonomi wilayah perbatasan.
Adapun salah satu yang dititik
beratkan adalah pada sektor pariwisata mengingat potensi destinasi wisata di
Kabupaten Natuna dirasa memiliki nilai potensial untuk dikembangkan, namun
diakui membutuhkan program sinergi yang berkelanjutan mengingat kemampuan
daerah sangat terbatas.
Adapun upaya pemerintah daerah
untuk mewujudkan hal tersebut adalah memperjuangkan status Natuna sebagai Taman
Geopark Nasional yang sudah diraih dan sedang ditingkatkan untuk meraih status
Global Geopark Network Unesco yang dirasa mampu meningkatkan potensi pariwisata
sebagai salah satu sumber pendapatan daerah sekaligus menumbuhkan perekonomian
masyarakat.
Selain itu, Wan Siswandi juga
menerangkan bahwa saat ini juga dibangun Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di
Kecamatan Serasan yang dirasa dapat berdampak pula pada kemudahan kunjungan
pariwisata di Natuna, terutama sebagai pintu masuk bagi warga negara malaysia
yang berada di Malaysia Timur, Sarawak, dan Brunai Darussalam.
Walaupun masih dalam tahap
pembenahan fasilitas dan infrastruktur pendukung, Wan Siswandi sangat berharap
agar rencana pihak Kedutaan Jepang untuk bekerjasama dibidang pariwisata dapat
terealisasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pendapatan asli
daerah.
Dalam kesempatan yang sama,
perwakilan tim dari Kedubes Jepang untuk Indonesia, Takashi Sawada menjelaskan bahwa tujuan
kedatangan kali ini merupakan langkah awal mewujudkan rencana Negara Jepang
untuk membangun destinasi wisata di Kabupaten Natuna.
Takashi mengaku bahwa telah
menyelenggarakan rapat internal dimana salah satu poin penting adalah rencana
membangun sejumlah destinasi wisata. Untuk itu, melalui kunjungan kali ini
pihaknya akan melakukan pemantauan kondisi berbagai fasilitas pendukung yang
akan sangat berpengaruh bagi menciptakan kenyamanan maupun keamanan dan
keselamatan bagi para calon wisatawan.
Takashi mengakui bahwa saat ini
pihaknya memiliki hubungan kerja dengan beberapa travel agency dibidang wisata
bawah laut, dengan kondisi terumbu karang yang masih alami dirinya meyakini
bahwa spot penyelaman yang ada di Kabupaten Natuna akan memberikan daya tarik tersendiri bagi para
wisatawan tersebut.
Selama di Kabupaten Natuna, Tim Kedubes direncanakan akan mengunjungi beberapa lokasi spot penyelaman, mengambil dokumentasi yang nantinya akan disusun menjadi rencana kerja pembangunan destinasi wisata. (Humas_Pro/Zq)