Sesuai semangat Nawacita Presiden Republik Indonesia yang berkeinginan untuk meningkatkan realisasi asas pemerataan melalui pembangunan yang dititik beratkan diwilayah pinggiran/perbatasan, implementasi hal tersebut sudah sangat dirasa di Kabupaten Natuna, diantaranya melalui percepatan pembangunan yang sudah bergulir dalam meningkatkan potensi yang ada bagi mewujudkan kemajuan, dan kesejahteraan.
Dengan potensi geologi yang dimiliki daerah ini, beberapa waktu yang lalu Natuna juga sudah ditetapkan sebagai salah satu Taman Bumi/Geopark Nasional karena dirasa memiliki potensi alam, khazanah hayati dan kebudayaan yang sepatutnya menjadi perhatian semua pihak, dan menjadi modal bagi meningkatkan pendapatan daerah.
Namun untuk mewujudkan hal tersebut, semua pihak baik unsur pemerintah daerah, lembaga vertikal terkait dan segenap masyarakat harus terus bersinergi dan memberikan dukungan nyata, agar target pembangunan dapat dicapai bersama.
Demikian disampaikan Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti dalam sambutan pembukanya pada Rapat Koordinasi persiapan menyambut kunjungan Ketua Harian Global Geopark Network (GGN) Unesco, dan rombongan dari Kemenlu yang rencananya akan berkunjung ke Natuna pada tanggal 20 sampai 21 Desember mendatang.
Adapun rapat yang digelar di Ruang Kerja Wakil Bupati Natuna, Bukit Arai, Ranai, selasa (11/12) pag tersebut dihadiri oleh beberapa anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, beberapa pimpinan dan perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah dan tokoh masyarakat.
Ngesti menjelaskan bahwa rencana kunjungan dari Ketua Harian GGN Unesco dan robongan dari Kemenlu adalah untuk melakukan koordinasi dan peninjauan bagi mengusulkan Kabupaten Natuna menjadi salah satu Global Geopark Network Unesco yang akan ditetapkan pada tahun 2020 mendatang.
Mengingat pentingnya kunjungan ini bagi pembangunan daerah, Ngesti berharap agar seluruh unsur yang terlibat, baik dalam persiapan kunjungan ini maupun upaya mempersiapkan segala yang dibutuhkan bagi menuju Natuna Global Geopark Network harus diupayakan secara maksimal.
Kepada unsur non Pemda, Ngesti juga mengharapkan dukungan dan sinergitas program kerja, pemikiran dan kontribusi lain yang dirasa perlu dilakukan. Hal ini menjadi penting karena menurutnya tanpa kerjasama semua pihak, program kerja dan target Natuna GGN akan sangat sulit untuk dicapai. (Humas_Pro/Sono)