Resmi Melepas Kontingen Natuna pada Popda X Provinsi Kepri tahun 2026 di Kabupaten Karimun Bupati Natuna : Raih Prestasi, Jaga Nama Baik Daerah

Sebanyak 95 atlet bersama pelatih dan official/ Kontingen Kabupaten Natuna untuk even Pekan Olahraga Pelajara Daerah (Popda) X Provinsi Kepulauan Riau yang diselenggarakan di Kabupaten Karimun, dilepas langsung oleh Bupati Natuna, Cen Sui Lan.

Pelepasan ini dimaksud bukan sekadar seremoni keberangkatan, tetapi menjadi simbol kuat dukungan pemerintah daerah terhadap pembinaan olahraga sejak usia pelajar.

Bertempat di Gedung Olahraga Jalan Air Mulung, Ranai, Jum’at (26/06) pagi, kegiatan tersebut dihadiri oleh beberapa pejabat daerah dan unsur terkait, diantaranya Ketua DPRD Kabupaten Natuna, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah terkait, beberapa pimpinan lembaga vertical, Camat Bunguran Timur, Ketua KONI, para kepala sekolah, ketua organisasi cabang olahraga, para pelatih dan atlit.

Dalam sambutannya, Cen Sui Lan menegaskan bahwa Popda bukan hanya ajang berburu medali. Lebih dari itu, kegiatan ini dimaksudkan menjadi wadah dalam membentuk generasi muda yang sehat, disiplin, berkarakter, menjunjung tinggi sportivitas, dan memiliki semangat juang.

Menurut Cen Sui Lan, Prestasi olahraga tidak mungkin diraih secara instan, melainkan harus melalu proses pembinaan yang panjang, latihan yang konsisten, serta kerja keras.

Ia mengingatkan para atlet bahwa mereka membawa nama baik Kabupaten Natuna. Karena itu, kemenangan memang menjadi harapan, namun menjaga sikap, disiplin, dan sportivitas serta nama baik daerah menjadi jauh lebih penting.

Sebagai bentuk apresiasi sekaligus membangun motivasi, Cen Sui Lan juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan penghargaan kepada atlet yang meraih prestasi, termasuk peluang memperoleh beasiswa pendidikan. Dimaksud agar prestasi tersebut tidak hanya berakhir di podium juara, namun juga menjadi kesempatan untuk meraih masa depan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Natuna, H. Hikmatul Arif menjelaskan bahwa dari tujuh cabang olahraga yang diikuti, seluruh atlet yang akan diberangkatkan telah menjalani pemusatan latihan, sebagai upaya bagi memastikan kontingen berangkat dalam kondisi siap bertanding dan memberikan perfoma terbaik.

Untuk informasi, Hikmatul Arif mengatakan bahwa dua tahun lalu, Natuna berhasil menyumbangkan medali perak dan perunggu dari cabang sepak takraw. Harapannya, untuk tahun ini beberapa cabang juga dapat memperoleh medali.

Perhatian terhadap kontingen tidak hanya datang dari pemerintah daerah. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Natuna, Hendra Harry Jona dalam sambutannya dalam kesempatan yang sama menjelaskan bahwa seluruh kontingen juga telah memperoleh perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

Sebanyak 49 atlet, 11 pelatih dan asisten pelatih, satu dokter, 1 fisioterapis, 1 official, serta 6 koordinator ditambah 15 atlet mandiri 2 pelatih didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan selama satu bulan penuh.

Mereka mendapatkan perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) dengan iuran hanya Rp8.400 per orang. Hendra Harry Jona menjelaskan bahwa perihal diatas merupakan kebijakan Nasional.

Langkah tersebut menjadi bukti bahwa perhatian kepada atlet bukan hanya soal pembinaan dan prestasi, tetapi juga bagi menjamin keselamatan selama menjalankan tugas membawa nama daerah.

Dengan dukungan pemerintah daerah, pembinaan dari pelatih, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, serta semangat juang para atlet, Kontingen Kabupaten Natuna akan berupaya tampil membanggakan di ajang Popda Kepri 2026. (Pro_kopimnatuna/Endang)

PERS, Nomor : 14842678/PRO_KOPIM/2026