Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Wan Siswandi, S.Sos.,
M.Si., membuka secara resmi Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Perubahan
Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Natuna tahun
anggaran 2005-2025.
Kegiatan tersebut digelar oleh Badan Perencanaan,
Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) Kabupaten Natuna, di Gedung Sri
Serindit, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Batu Hitam, Kecamatan Bunguran Timur,
pada Kamis (07/11) pagi.
Dalam sambutannya Wan Siswandi menuturkan, bahwa
Perubahan RPJPD sangat penting dilakukan bagi setiap Pemerintah Daerah,
termasuk Kabupaten Natuna.
Wan Siswandi menyampaikan, banyak aturan dari tingkat
Pusat yang berubah, seperti Dinas Kelautan, Kehutanan, Peternakan,
Pertambangan, Pendidikan SLTA dan lainnya, yang dulu menjadi kewenangan
Pemerintah ditingkat Daerah Kabupaten/Kota, kini sudah beralih ke Pemerintahan
Provinsi.
Lebih lanjut Wan Siswandi menyampaikan, Pemerintah Daerah
Kabupaten Natuna juga harus melakukan perubahan terhadap RPJPD tahun anggaran
2005-2025 yang telah disusun oleh Kepemimpinan Pemerintahan Daerah yang
sebelumnya.
Siswandi berharap, agar seluruh Organisasi Perangkat
Daerah dilingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna, harus saling bersinergi antar
satu sama lain, karena jika seluruh Instansi tidak bisa berjalan seiringan,
akan susah untuk mencapai tujuan pembangunan seperti yang diharapkan bersama.
Sementara itu Kabid Sosial dan Budaya BP3D Natuna Sri
Riawati, selaku Ketua Pelaksana Kegiatan menjelaskan, bahwa sejak ditetapkan
RPJMD Natuna telah dilaksanakan dalam tiga periode kepemimpinan. Masing-masing
dengan RPJMD tahap I 2006-2011, RPJMD tahap II 2011-2016 dan tahap III
2016-2021 yang saat ini sedang berjalan.
Berdasarkan hasil pengendalian dan evaluasi ketiga
periode RPJMD tersebut, diperoleh kesimpulan bahwa dipandang perlu untuk
melakukan perubahan atau revisi RPJMD.
Sri Riawati menambahkan, bahwa berdasarkan Analisis
terhadap permasalahan pembangunan dan tantangan pembangunan sebagaimana
dijabarkan pada isu internasional, isu nasional, isu regional maupun telaahan
RTRW Kabupaten Natuna, maka ada 6 isu strategis bagi pembangunan jangka panjang
Kabupaten Natuna diantaranya Peningkatan daya saing sumberdaya manusia,
Kesenjangan pembangunan antar wilayah, Pembangunan ekonomi kerakyatan,
Perwujudan ekonomi hijau, Implementasi Good Governance, dan Pembangunan kawasan
ekonomi berbasis Kepulauan.
Dalam kegiatan tersebut, Bagus Agung Herbowo, ST., MT,
dari Dirjen Pengembangan Daerah (Bangda) Kementerian Dalam Negeri RI, bertindak
sebagai Moderator. Sementara Drs. Rihartoyo, M.Si., dari Balai PMD Kementerian
Dalam Negeri RI, bertindak sebagai narasumber.
Acara yang dilaksanakan selama satu hari inipun, juga dihadiri oleh Ketua DPRD Natuna Andes Putra, Asisten III Setda Natuna Iswar Asfawi, para pimpinan OPD, FKPD, para Camat, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda serta para peserta Musrenbang Perubahan RPJPD tahun 2005-2025 lainnya. (Humas_Pro/Sono/Ery)