Upaya menjaga kelestarian lingkungan sepatutnya disadari menjadi tanggungjawab semua pihak. Seperti halnya keberadaan hutan mangrove yang berfungsi sebagai pencegah abrasi, selain itu secara alami berfungsi pula sebagai ekosistem habitat berbagai mahkluk hidup yang sebagian besar merupakan komoditi hasil tangkapan nelayan, seperti ikan maupun ketam.
Oleh karenanya berbagai upaya menuju kondisi alam yang lebih baik harus terus diupayakan, jangan menunggu kondisi alam berubah yang maknanya menunggu bencana, melainkan kelestarian dan kondisi alami harus tetap dijaga walaupun pelaksanaan pembangunan terus dilakukan.
Hal ini disampaikan Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda dalam sambutannya ketika menghadiri kegiatan Penanaman Mangrove yang diselenggarakan sempena memperingati Hari Ulang Tahun Basarnas ke-50 tahun, bertempat di Jalan Pering, Kelurahan Batu Hitam, Kecamatan Bunguran Timur, jumat (04/02) pagi.
Tampak hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya Sekretaris Daerah, anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Plt Dinas Lingkungan Hidup dan beberapa undangan lainnya.
Dalam salmbutannya, Rodhial juga mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna tersebut sebagai wujud kepedulian bersama dalam mencegah abrasi sebagai salah satu upaya menjaga kelestarian lingkungan sekitar.
Menurutnya, Mangrove sepatutnya kembali ditanam pada lokasi dimana tumbuhan ini pernah hidup dan kemudian rusak. Hal ini penting menjadi pertimbangan mengingat mangrove tidak dapat tumbuh disembarang tempat.
Dengan memilih lokasi yang benar-benar menjadi ekosistem mangrove, peluang hidup tumbuhan ini akan semakin besar serta nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat, baik bagi pelestarian lingkungan maupun sebagai habitat berbagai hayati yang akan dapat meningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat.
Pada kesempatan yang sama Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kabupaten Natuna, Mexianus Bekabel juga menyampaikan bahwa HUT Basarnas biasanya diperingati tanggal 28 Februari setiap tahunnya.
Sedangkan kegiatan Penanaman Mangrove ini digelar secara serentak diseluruh Indonesia pada tanggal 4 Feruari 2022. Untuk penanaman mangrove ini Mexianus mengakui selain 100 bibit yang ada, mereka juga mendapatkan bantuan 100 bibit dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Natuna yang akan ditanam pada kesempatan ini.
Selain kegiatan penanaman bibit pohon mangrove, Mexianus juga menyampaikan terdapat beberapa rangkaian kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati HUT Basarnas kali ini, diantaranya Donor Darah pada tanggal 2 Februari lalu, dilaksanakan di Kantor Basarnas Kabupaten Natuna dengan mengundang unsur TNI dan Polri serta pihak swasta.
Selain itu, pada tanggal 11 Februari 2022 mendatang Basarnas Kabupaten Natuna juga berencana akan menggelar kegiatan bakti sosial berupa penyerahan bantuan bagi masyarakat kurang mampu, dimana kegiatan tersebut akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Natuna untuk memperoleh data masyarakat kurang mampu.
Selanjutnya pada tangga 18 Februari 2022 mendatang juga direncanakan menggelar kegiatan pertandingan internal antar para anggota Basarnas, dan rangkaian kegiatan terakhir, tepat pada tanggal 28 Februari 2022 akan digelar upacara peringatan HUT Basarnas secara internal. (Pro_kopim/endang)
RILIS PERS, Nomor : 1336 /PRO_KOPIM/2022

