Penyelenggaraan Musrenbang sangat penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah, menjadi dasar bagi perumusan program kegiatan yang akan dilaksanakan oleh pemerintah Daerah melalui APBD Tahun Anggaran 2024 mendatang.
Adapun arah kebijakan Pembangunan Kabupaten Natuna Tahun 2024 difokuskan pada upaya "Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat dan Penguatan Tata Kelola Pemerintahan, didukung dengan Akselerasi Kualitas Sumber Daya Manusia".
Hal diatas disampaikan Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda dalam sambutannya ketika membuka kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan tingkat Kecamatan Bunguran Timur, yang digelar di Aula Hotel Trend Central, Ranai, senin (30/01) pagi.
Tampak hadir beberapa pejabat dan undangan dalam kesempatan tersebut diantaranya Ketua 1 DPRD Kabupaten Natuna, Daeng Ganda Rahmatullah, Camat Bunguran Timur, para lurah dan Kepala Desa se-Kecamatan Bunguran Timur serta beberapa tokoh masyarakat dan perwakilan organisasi.
Rodhial menambahkan bahwa dalam pembahasan usulan program kegiatan hendaknya ditentukan skala prioritas yang selanjutnya disepakati bersama para pemangku kepentingan.
Selain itu, program pembangunan harus tetap mengacu pada dukungan terwujudnya Visi dan misi pembangunan daerah tahun 2021-2024, yakni " terwujudnya Kabupaten Natuna sebagai Kabupaten Maritim, Unggul, eksotis, Aman dengan Kemandirian Ekonomi Berlandaskan Nilai Religius dan Kultural”.
Dalam skala daerah, rencana pembangunan akan difokuskan pada upaya pengurangan kesenjaan antar wilayah, melalui peningkatan kualitas infrastruktur dan utilitas lainnya yang berkualitas, peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia yang unggul melalui peningkatan akses dan pelayanan pendidikan dan kesehatan termasuk peningkatan angka rata-rata lama disekolah di Kabupaten Natuna yang saat ini berada pada angka 8.96 tahun atau SMP kelas 3.
Upaya lain juga dilakukan untuk mendukung hal diatas, diantaranya penguatan pertumbuhan ekonomi dengan mengoptimalkan sumber daya unggulan daerah, peningkatan tatakelola Pemerintah yang bersih, transparan, akuntabilitas dan berkualitas serta melayani masyarakat.
Selain itu, Rodhial juga menekankan bahwa pembangunan SDM menjadi sangat penting terkait isu strategis penurunan kemiskinan ekstrim yang ditargetkan oleh Pemerintah Pusat 0/% pada Tahun 2024 dan untuk diketahui bahwa kemiskinan ekstrim Kabupaten Natuna Tahun 2022 sebesar 2.65%.
Demikian juga dengan Stunting yang menjadi prioritas Nasional yang harus ditekankan menjadi 14% pada tahun 2024, sedangkan angka Prevalensi Stunting Kabupaten Natuna Tahun 2022 sebesar 18%.
Menurut Rodhial, hal ini bukan suatu hal yang mudah mengingat keterbatasan anggaran selama dua tahun terakhir yang cenderung turun.
Untuk itu, dibutuhkan sinergitas, koordinasi dan proses yang panjang serta dukungan semua elemen masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan, sesuai dengan Tema RKPD tahun 2024 tersebut.
Camat Bunguran Timur, Hamid Asnan dalam kesempatan tersebut melaporkan bahwa berbagai program kegiatan yang diajukan dalam kegiatan ini merupakan rekapitulasi dari usulan musrenbang ditingkat kelurahan dan desa yang dilaksanakan sebelumnya.
Hamid mengakui bahwa untuk usulan yang akan diajukan tahun ini belum terdata secara detail. Untuk itu diperkirakan usulan tahun ini sebagian besar sama dengan usulan tahun lalu, namun lebih banyak bersifat mengajukan program kegiatan lanjutan di tahun 2024 yang belum terselesaikan pada tahun 2022-2023.
Kepada para Lurah dan Kepala Desa, Hamid juga mengucapkan terima kasih atas usulan yang disampaikan, walaupun terdapat keluhan karena pihaknya tidak dapat memenuhi sebagian usulan yang disampaikan (Pro_kopim/D)
RILIS PERS, Nomor : 1452 /PRO_KOPIM/2023

