Vicon Rembuk Stunting, Sekda Natuna Ingatkan Pentingnya Komitmen Bersama

Salah satu fokus Pemerintah baik ditingkat pusat maupun daerah saat ini adalah upaya pencegahan stunting, dengan tujuan agar anak-anak Indonesia umumnya dan Natuna khususnya dapat tumbuh dan berkembang secara optimal disertai kemampuan emosional sosial dan fisik, mampu berinovasi dan berkompetisi.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah, Boy Wijanarko Varianto dalam sambutannnya pada acara Video Conference Rembuk Stunting untuk Meningkatkan Daya Saing Daerah.

Bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna, Jalan Batu Sisir - Bukit Arai, ranai, jum'at (18/03) siang, kegiatan tersebut diikut oleh para Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Natuna serta perwakilan tenaga medis.

Boy menambahkan, untuk mewujudkan hal tersebut, seluruh pihak harus saling mendukung dan berkomitmen, baik Dinas Kesehatan yang membidangi segala permasalahan kesehatan ditengah masyarakat, maupun kepedulian dan pengetahuan orang tua terhadap upaya pemenuhan asupan gizi anak.

Hal senada juga ditambahkan oleh PLT Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansyah, dimana penanggulangan Stunting merupakan program nasional yang dihadapi hampir sebagian besar daerah di Indonesia, termasuk di Natuna Sedangkan tujuan yang ingin dicapai melalui rembuk kali ini adalah berupaya untuk memutus mata rantai siklus kemiskinan gizi dan kekerdilan.

Adapun Distribusi Balita Stanting menurut data kecamatan se-Kabupaten Natuna tahun 2021 adalah sebagai berikut, Kecamatan Midai 16,44%, dan Suak Mudai 13,60,%, Kecamatan Bunguran Barat 8,45%, Kecamatan Bunguran Utara 14,48%, Kecamatan Pulau Laut 19,88%, Kecamatan Pulau Tiga 13,53% 6, Kecamatan Bunguran Batubi 4,94% 7, Kecamatan Pulau Tiga Barat 13,79%, Kecamatan Bunguran Timur 13,55.%, Kecamatan Bunguran Timur Laut 14,56%, Bunguran Tengah 14,05%, Kecamatan Bunguran Selatan 8,40%, Kecamatan Serasan 8,10%, Kecamata Subi 13,36% dan Kecamatan Serasan Timur 7,35% ( Pro-kopim/ Jessy,Diana)

RILIS PERS, Nomor : 1344 /PRO_KOPIM/2022