Dalam rangkaian agenda program Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Natuna tahun 2022 ini, Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda berkesempatan menyambangi Masjid Al Huda Pian Tengah Desa Cemaga Selatan Kecamatan Bunguran Selatan, kamis (21/04) malam.
Selain beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah yang yang menjadi bagian dari rombongan Pemda Kabupaten Natuna, hadir pula dalam kesempatan tersebut Camat Bunguran Selatan, Kepala Desa, Anggota BPD, Pengurus Masjid Al-Huda, tokoh masyarakat dan jema’ah.
Setelah melaksanakan shalat sunnah taraweh berjama’ah, Rodhial Huda berkesempatan memberi sambutan yang mengatakan bahwa dirinya merasa bahagia dapat berkumpul dengan masyarakat sekaligus untuk mendengar aspirasi dan keluhan masyarakat secara langsung.
Setelah mendengar beberapa keluhan yang disampaikan, terutama terkait kondisi pemenuhan kebutuhan air bersih, dirinya akan berusaha untuk segera mencari solusi agar secepatnya distribusi air bersih kepada masyarakat dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan. Hal ini dirasa sangat penting mengingat air bersih merupakan salah satu kebutuhan penting masyarakat.
Menyinggung potensi kelautan dan perikanan daerah dimana sebagian besar masyarakat Natuna bermata pencarian sebagai nelayan, diharapkan dalam melakukan aktivitasnya harus tetap mengutamakan asas pelestarian ekosistem dan pengendalian lingkungan, sehingga potensi kelautan dan perikanan tersebut dapat terus menunjang kehidupan dan penghidupan masyarakat, yakni peningkatan kesejaahteraan masyarakat.
Untuk itu, Rodhial mengajak agar masyarakat dapat terus mendukung pemerintah daerah terutama dalam upaya menjaga dan melestarikan kondisi ekosistem kelautan yang akan berimbas pada peningkatan hasil pengelolaan sektor perikanan.
Camat Bunguran Selatan, Supardi sebagai tuan rumah dari kegiatan Safari Ramadhan kali ini dalam sambutannya menyampaikan beberapa informasi terkait kondisi terkini di kecamatan yang dipimpinnya.
Supardi mengatakan bahwa selain kondisi kurangnya pemenuhan air bersih, masyarakat Desa Cemaga Selatan juga mengalami kelangkaan minyak solar maupun Pertalite yang disebabkan kendala distribusi.
Untuk itu, Supardi berharap agar Wabup Natuna dapat mencarikan solusi cepat dalam menyikapi permasalahan ini, mengingat keberadaan solar dan pertalite sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama bagi para nelayan untuk melaut maupun berbagai kebutuhan masyarakat sehari-hari. (Pro_kopim/Ys)
RILIS PERS, Nomor : 1364 /PRO_KOPIM/2022

