Kesenian Qasidah merupakan salah satu warisan berakar budaya dan islam yang diciptakan serta diwariskan secara turun temurun sebagai salah satu bentuk syi’ar islam kepada umat muslim, termasuk di Kepulauan Riau.
Namun dewasa ini kesenian tersebut sedikit tersisih oleh budaya dan kesenian modern. Hal ini harus menjadi perhatian bersama mengingat seni merupakan salah satu media komunikasi untuk menyampaikan pesan.
Mengingat pentingnya kesenian ini, dipandang perlu adanya langkah pelestarian dengan menggali, mendata, mengenalkan dan membina kesenian ini, sehingga kembali dapat memainkan peranannya, sebagai media syi’ar islam.
Hal tersebut disampaikan Bupati Natuna, Wan Siswandi ketika menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Ketua dan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Seni Qasidah Seluruh Indonesia (Lasqi) Kabupaten Natuna, periode 2023-2028.
Adapun Septi Dwiani Wan Siswandi dalam kesempatan tersebut dinobatkan sebagai Ketua DPD Lasqi Kabupaten Natuna, selanjutnya diamanatkan untuk melakukan penguatan baik secara kelembagaan maupun upaya pelestarian dan pembinaan para seniman Qasidah di Natuna.
Bertempat di Gedung Wanita, Jalan Batu Sisir Bukit Arai, Ranai, selasa (7/2) pagi, Wan Siswandi menegaskan bahwa Lasqi memiliki peran strategis, mengingat pemerintah daerah telahpun menetapkan bidang keimanan menjadi salah satu visi dan misi utama pembangunan daerah.
Untuk itu, pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan terhadap upaya pengembangan seni qasidah dan berbagai seni sejenis yang memiliki fungsi Syi’ar Islam serta bertujuan menguatkan ukhuwah islamiyah ditengah umat.
Ketua Umum DPW Lasqi Provinsi Kepulauan Riau, Yuniarni Pustoko Weni setelah melantik pengurus DPD Lasqi Kabupaten Natuna, menerangkan bahwa Lasqi merupakan sebuah wadah seni budaya islami dan sosial kemasyarakatan dengan skala nasional.
Yuniarni berharap pelantikan ini tidak hanya kegiatan ceremoni belaka namun ada aksi nyata yang dapat dilaksanakan. Mengingat pekerjaan pelestarian dan pembinaan ini dirasa akan menguras energi cukup besar. Oleh karenanya diharapkan dapat membangun koordinasi dengan berbagai unsur terkait.
Selanjutnya, Ketua DPD Lasqi Kabupaten Natuna terpilih, Septi Dwiani Wan Siswandi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur yang telah mempercayakan dirinya memimpin organisasi ini bersama segenap pengurus.
Septi berencana untuk mulai melakukan langkah nyata bagi mewujudkan seni qasidah dan berbagai seni islami lainnya sebagai bentuk komunikasi umat untuk menyampaikan pesan syi’ar Islam.
Namun demikian, untuk mewujudkan hal diatas, Septi mengakui bahwa lembaga ini membutukan dukungan dari berbagai pihak, baik dari pemerintah daerah, lintas instansi, maupun para budayawan dan pelaku kesenian Qasidah untuk mendorong kesenian ini kembali mendapat tempat dihati umat.(Pro_kopim/Sri).
RILIS PERS, Nomor : 1471 /PRO_KOPIM/2023

