Bertempat di Aula Natuna Hotel, Ranai Darat, Ranai, kamis
(3/10) pagi, Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Wan Siswandi membuka kegiatan
Konsultasi Publik Amdal Ruas Jalan Nasional, dihadiri oleh pihak Konsultan dari
PT. Cipta Buana, Kepala Dinas PUPR, Camat dan Uspika kecamatan terkait serta
hadir pula beberapa tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Wan Siswandi mengatakan bahwa
pelaksanaan pembangunan terus dilakukan sinergitas dengan kebijakan pemerintah
pusat, dimana sesuai nawacita Presiden Republik Indonesia, yang berkeinginan
membangun dari wilayah pinggiran dan perbatasan.
Hal itu dapat dilihat dari perhatian pemerintah pusat
baik melalui Dana Alokasi Khusus maupun program percepatan pembangunan di
Kabupaten Natuna yang meliputi beberapa sector, diantaranya migas, pariwisata,
perikanan, pertahanan dan pengendalian lingkungan.
Dengan kata lain, seluruh unsur harus benar-benar
terlibat dan saling mendukung, karena dirasa memiliki keterkaitan, seperti
pengembangan sector pariwisata dan perikanan, membutuhkan pembenahan fasilitas
dan infrastruktur, serta peningkatan SDM dan pemberdayaan masyarakat.
Lebih lanjut Wan Siswandi menjelaskan bahwa kegiatan ini
bertujuan untuk menyampaikan informasi rencana pembangunan jalan dua arah, dari
Sungai Ulu menuju Kelurahan Batu Hitam, Teluk Buton dan menuju Kelarik, dengan
anggaran bersumber dari APBN.
Peningkatan infrastruktur ini dimaksud untuk mengantisipasi pertumbuhan jumlah
penduduk dan pelaksanaan pembangunan kedepan.
Namun diakui bahwa kebersamaan dalam pembangunan
merupakan salah satu bentuk agar pelaksanaan maupun pemanfaatannya nanti
benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat, keterlibatan masyarakat dalam
bentuk saran dan pendapan untuk mencegah potensi kendala dalam pelaksanaan
dirasa sangat penting, diantaranya terkait masalah analisa dampak lingkungan.
Pada kesempatan yang sama Kepala Bidang Bina Marga Dinas
PUPR Kabupaten Natuna, Marzuki melaporkan bahwa rencana peningkatan ruas jalan
yang akan direalisasikan adalah rencana pengembangan peningkatan jalan Telok
Buton Kelarik, pengembangan jalan dua jalur dari simpang sungai ulu, Bandarsyah
menuju Lantamal, pengembangan jalan dua jalur Lantamal menuju Batu Kapal.
Adapun sumber anggaran dalam peningkatan jalan nantinya akan dibebankan pada APBN, sedangkan untuk pelebaran jalan akan menggunakan anggaran dari APBD Kabupaten.(Humas_Pro/Endang/Ery)