Asisten Deputi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) didampingi beberapa pejabat Negara berkunjung ke Kabupaten Natuna sebagai tindak lanjut dari pertemuan antara Bupati Natuna dengan Menko Marves beberapa waktu lalu.
Kedatangan rombongan tersebut disambut hangat oleh Bupati Natuna, didampingi Wakil Bupati, Sekretaris Daerah dan beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah terkait yang kemudian menggelar pertemuan di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna, Jalan Batu Sisir Bukit Arai-Ranai, selasa (05/04) siang.
Dalam sambutan pembukanya, Bupati Natuna, Wan Siswandi sangat menyambut baik kedatangan rombongan Kemenko Marves tersebut di Kabupaten Natuna, selanjutnya berkesempatan memaparkan bahwa beberapa waktu lalu, Presiden RI telahpun meluncurkan program percepatan pembangunan melalui 5 pilar utama, yakni pada sector Perikanan, Migas, Pariwisata, Pertahanan dan Keamanan serta yang terakhir, Pengendalian Lingkungan Hidup.
Wan Siswandi juga menambahkan bahwa terkait pembangunan sector Pariwisata, diakui bahwa Kabupaten Natuna memiliki begitu besar potensi yang dapat dijadikan destinasi wisata, tidak hanya destinasi pantai, namun juga potensi spot wisata bahari yang potensial untuk dikembangkan.
Pada sector wisata ekologi, seperti kondisi geografis pegunungan, bebatuan, flora dan fauna endemic, barisan geologi lainnya seperti susunan bebatuan sedimen yang juga mendukung suasana alami, tentunya sangat potensial jika mendapat dukungan untuk pengembangan pada sector pariwisata.
Selain potensi yang dimemiliki, Natuna juga masing mengalami berbagai kendala dalam upaya percepatan pembangunan tersebut, salah satunya harga tiket pesawat yang masih tergolong mahal baik dari maupun menuju Natuna. Untuk itu, Wan Siswandi juga mengharapkan bantuan kepada pihak Kemenko Marves, bagaimana solusi menekan harga tiket pesawat, yang dirasa akan berdampak pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Natuna.
Asisten Deputi Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Rasman menyampaikan bahwa untuk melakukan pengembangan potensi, hal yang harus dilakukan adalah melakukan validasi data lapangan, sehingga pada laporan hasil kunjungan ini dapat disampaikan kepada Menko Marves sebagai bahan pertimbangan kebijakan.
Menurut Rasman, upaya jemput bola oleh pihak OPD terkait sangat dibutuhkan bagi, terutama terkait data lapangan yang sangat mempengaruhi proses perencanaan dan penganggaran.
Adapun beberapa pejabat dilingkungan Pemkab Natuna yang turut hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya Wakil Bupati Natuna, Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Natuna, Kepala BKPSDM Kabupaten Natuna, Kepala BPKAD Kabupaten Natuna, Kepala BP3D Kabupaten Natuna, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Pendidikan, beserta rombongan. (Pro_kopim Diana & Eris)
RILIS PERS, Nomor : 1355 /PRO_KOPIM/2022

