Rasionalisasi yang menjadi kebijakan pemerintah pusat dan berlaku secara nasional merupakan salah satu bentuk komitmen dalam upaya pencegahan tindak pidana korupsi, walau pada tahap awal mendapatkan respon yang beragam.
Namun demikian diharapkan dengan adanya kebijakan ini, perencanaan penganggaran dapat disusun berdasarkan prioritas sehingga lebih efektis. Demikian pula halnya Pemerintah Kabupaten Natuna dimana kedepan akan mengambil langkah-langkah strategis pemerintahan, pembangunan dan pelayanan prima dapat tetap berjalan.
Hal ini disampaikan Bupati Natuna, Cen Sui Lan dalam sambutannya ketika menghadiri agenda Safari Ramadhan 1446 Hijriyah di Mesjid Hikmatul Huda, Desa Gunung Putri Kecamatan Bunguran Batubi, minggu (09/03) malam.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Ketua DPRD Kabupaten Natuna, Sekretaris Daerah dan para anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Selain itu dari pihak tuan rumah juga tampak hadir Camat Bunguran Batubi, Bhabinkamtibnas, kepala desa dan ketua serta anggota Badan Perwakilan Desa (BPD), tokoh masyarakat serta jema’ah Masjid Hikmatul Huda Desa Gunung Putri Kecamatan Bunguran Batubi.
Sebelumnya, Cen Sui Lan mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa bagi umat muslim yang sedang menjalankan ibadah tersebut, dengan harapan semoga Ramadhan ini menjadi insan yang lebih baik kualitas diri dalam membangun hubungan antar sesama manusia maupun hubungan dengan Allah Swt.
Menyikapi rasionalisasi diatas, Cen Sui Lan melanjutkan bahwa pentingnya kolaborasi program bersama lintas lembaga dalam penyelenggaraan beberapa bidang potensial. Yang tidak kalah pentingnya, dukungan dari segenap masyarakat dalam berbagai profesi dan peranannya.
Sebelumnya dalam kesempatan yang sama Camat Bunguran Batubi, Mujahiddin mewakili segenap masyarakat setempat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kunjungan Safari Ramadhan yang merupakan agenda rutin Pemkab Natuna.
Mujahiddin melaporkan bahwa mayoritas masyarakat di Kecamatan Bunguran Batubi berprofesi sebagai petani dan nelayan. Dalam kehidupan sehari hari masyarakat sangat menjunjung tinggi toleransi, hal ini ditunjukan dengan kerukunan antar suku dan umat beragam. (Pro_kopim/Patli)
PERS, Nomor : 1484138/PRO_KOPIM/2025

