Minggu (30/01) Bupati Natuna, Wan Siswandi didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Natuna dan beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah memenuhi undangan Peresmian Perumahan Nelayan Kampung Sementih Kelurahan Sedanau Kecamatan Bunguran Barat.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Camat Bunguran Barat, Lurah Sedanau, beberapa Unsur Pimpinan Kecamatan Bunguran Barat dan Masyarakat Kampung Sementih.
Menurut Wan Siswandi dalam sambutannya, Kampung Sementih yang merupakan bagian dari wilayah administrasi Kelurahan Sedanau ini memiliki kebutuhan yang juga merupakan kebutuhan beberapa kecamatan, yakni Kecamatan Bunguran Barat dan kecamatan Bunguran Batubi.
Adapun kebutuhan utama yang harus direalisasikan adalah keberadaan sebuah dermaga, mengingat selama ini Kampung Sementih merupakan salah satu lokasi penyeberangan masyarakat baik dari Bunguran Batubi ke Bunguran Barat maupun sebaliknya.
Mengingat kondisi alur yang ada, diperkirakan dermaga yang akan dibangun adalah sepanjang 400 meter, sedangkan berdasarkan perhitungan anggaran, fasilitas ini tidak dapat dibangun dalam satu tahun anggaran. Untuk itu, Wan Siswandi berjanji akan mengupayakan pembangunan dermaga tersebut secara bertahap, sesuai kondisi anggaran yang ada.
Ucapan terima kasih pula disampaikan kepada perwakilan masyarakat yang telah menyampaikan aspirasinya dalam kesempatan tersebut. Wan Siswandi berharap agar masyarakat kampong sementih untuk tetap kompak dan bahu membahu untuk mengembangkan wilayah ini.
Kepada pihak Kecamatan Bunguran Barat, Wan Siswandi memerintahkan untuk segera berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan agar pembangunan dermaga Kampung Sementih dapat dimasukkan dalam Renja dan masuk pembahasan Musrenbang tahun 2022 mendatang.
Selain itu, mengingat sebagian besar masyarakat Sementih berprofesi sebagai nelayan, melalui Plt. Kadis Perikanan Kabupaten Natuna menjelaskan bahwa kedepan akan dilakukan pendataan para nelayan untuk kemudian diterbitkan Kartu Pelaku Usaha Nelayan.
Adapun fungsi kartu tersebut, diantaranya merupakan syarat jika ingin menubuhkan persatuan nelayan yang akan mendapatkan hak jika terdapat bantuan-bantuan baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
Selain itu, kartu diatas juga dapat berfungsi sebagai kartu asuransi yang dapat diklaim jika terjadi kemalangan yang dialami masyarakat pada saat melakukan aktifitas sebagai nelayan.
Dalam kesempatan yang sama Camat Bunguran Barat, Isparta mengatakan bahwa saat ini masyarakat Sementih membutuhkan program pemberdayaan masyarakat, terutama bagi para istri/perempuan diberikan peluang untuk terlibat aktifitas perekonomian bagi menunjang kebutuhan keluarga.
Isparta mengakui mengingat kampung Sementih berpisah daratan dengan kelurahan Sedanau, selama ini perhatian dan pelayanan terkesan lamban. Namun dirinya berjanji kedepan baik dari pemerintah kecamatan dan kelurahan akan terus memberikan perhatian dan pelayanan kepada masyarakat sebagaimana yang diharapkan.
Untuk itu, kepada seluruh masyarakat Kampung Sementih diharapkan walau hanya berjumlah 39 Kepala Keluarga, hendaknya tetap kompak dan solid terutama dalam upaya menjadikan kampung ini lebih maju dan berkembang. (Pro_kopim/red)
RILIS PERS, Nomor : 1332 /PRO_KOPIM/2022

