Kabupaten Natuna menjadi daerah pertama Se-provinsi Kepri
, dimana desa nya telah 100% dialiri listrik, hal ini diawali lewat peresmian
100% desa berlistrik secara serentak, yang ditandai dengan membunyikan suara
sirine oleh Plt. Gubernur Kepulauan Riau, H. Isdianto, di Jelita Sejuba, Desa
Sepempang Kecamatan Bunguran Timur, selasa (27/08) pagi.
Dengan beroperasinya suplai listrik untuk 11 desa
diantaranya, Desa di Kabupaten Natuna seperti, Desa Payak, Desa Jermalik, Desa
Pulau Panjang, Desa Kerdau, Desa Batu Berian, Desa Seluan Barat, Desa Kelarik
Barat, Desa Selaut, Desa Sededap, Desa teluk Labuh dan Sekatung.
Isdianto berharap, dengan didukung infrastruktur listrik
dan penerangan yang memadai, anak-anak kita dapat lebih mudah lagi untuk
belajar dengan giat, dengan begitu dapat meningkatkan SDM di Provinsi kepulauan
Riau yang handal dan berkompeten.
Isdianto juga mengajak masyarakat dan pemerintah daerah
untuk bersama-sama memanfaatkan listrik ini untuk memajukan daerah, baik itu
segi pengembangan sektor unggulan seperti, pariwisata, perikanan, kelautan dan
pertanian maupun menciptakan lapangan pekerjaan yang menyerap tenaga kerja
tempatan.
Semoga lewat peresmian ini, kebutuhan listrik bagi
masyarakat dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat di Kabupaten
Natuna dapat terpenuhi.
Pada kesempatan tersebut, Direktur PLN Regional Sumatera,
Waluyo Kusdwihartha, menyebutkan bahwa proyek listrik ini sudah dimulai sejak
tahun 2016 sampai 2019 ini.
Program 100% desa berlistrik di Natuna ini, merupakan komitmen
kami untuk mewujudkan Kepulauan Riau yang terang benderang. Saat ini pihak PLN
unit Ranai memiliki cadangan listrik sebesar 20 mega watt di Pulau Bunguran
Besar, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir lagi menghadapi kebutuhan
suplai daya listrik untuk keperluan pembangunan industri pihak investor di
bidang pariwisata maupun perikanan.
Waluyo juga berharap adanya kerjasama pemerintah dan
masyarakat setempat, untuk bersama- sama menjaga sterilisisasi area jaringan
listrik dari ranting dan pohon, agar berkoordinasi dengan pihak PLN setempat,
untuk dilakukan pembersihan.
Rangkaian peresmian ditutup dengan penandatanganan batu prasasti disaksikan oleh Bupati Natuna Drs. H. Abdul Hamid Rizal, M.Si dan FKPD Kabupaten Natuna serta, Direktur PLN Regional Sumatera, disusul dengan penyerahan bantuan CSR (Corporate Social Responsibility) berupa sarana pembangunan tempat wudhu untuk Masjid di Desa Tanjung Kumbik, serta penyerahan bantuan masing-masing 1 unit sepeda motor listrik yang ramah lingkungan oleh Plt. Gubernur Kepulauan Riau untuk SMAN 1 Bunguran Timur dan Lembaga Adat Melayu Natuna.(Humas_Pro/arf/eki).