Pemerintah Kabupaten Natuna Gelar Upacara Peringatan Hari Jadi ke-24 Tahun 2023

Bertempat di Pantai Piwang, Bupati Natuna, Wan Siswandi menghadiri sekaligus bertindak sebagai Inspektur Upacara Memperingati Hari Jadi Kabupaten Natuna ke -24, tahun 2023, Kamis (12/10/2024) pagi.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Wakil Bupati Natuna, Ketua DPRD Natuna beserta para anggota, para anggota Forkopimda, Sekretaris Daerah, para pejabat eselon II serta ASN dilingkungan Pemerintah Kab. Natuna, hadirin undangan lainnya dan peserta upacara.

Dalam synopsis Sejarah Kabupaten Natuna diterangkan bahwa daerah ini tidak dapat dipisahkan dari sejarah Kabupaten Kepulauan Riau, karena sebelum berdiri sendiri sebagai daerah otonomi, Natuna merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Kepulauan Riau.

Kabupaten Natuna dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 53 Tahun 1999 yang disahkan pada 12 Oktober 1999, dengan dilantiknya Bupati Natuna, Drs. H. Andi Rivai Siregar oleh Menteri Dalam Negeri ad interm Jenderal TNI (Purn.) Feisal Tanjung di Jakarta.

Berdasarkan Surat Keputusan Delegasi Republik Indonesia, Provinsi Sumatra Tengah, pada tanggal 18 Mei 1956, menggabungkan diri ke dalam Wilayah Republik Indonesia.

Selanjutnya Kepulauan Riau diberi status Daerah Otonomi Tingkat II yang dikepalai Bupati sebagai kepala daerah yang membawahi 4 kewedanaan diantaranya adalah Kewedanaan Pulau Tujuh, meliputi wilayah Kecamatan Jemaja, Siantan, Midai, Serasan, Tembelan, Bunguran Barat dan Bunguran Timur.

Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Riau tanggal 9 Agustus 1964 No. UP/247/5/1965 kewedanan telah dihapus.

Kabupaten Natuna dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 53 Tahun 1999 dari hasil pemekaran Kabupaten Kepulauan Riau yang terdiri dari 6 Kecamatan yaitu Kecamatan Bunguran Timur, Bunguran Barat, Jemaja, Siantan, Midai dan Serasan serta Kecamatan Pembantu Tebang Ladan.

Bupati Natuna, Wan Siswandi dalam sambutannya mengatakan sebagai bagian dari bangsa yang tetap menghargai dan tidak melupakan sejarah, maka proses penyelenggara pemerintah dalam pembangunan tetap membina masyarakat di daerah ini dengan semangat perjuangan, yang diawali oleh pejuang pembentukan Kabupaten Natuna.

Melalui kesempatan ini Wan Siswandi menyampaikan rasa hormat dan ucapan terima kasih kepada para tokoh pejuang, para mantan pemimpin pemerintahan dan masyarakat Natuna yang telah berkontribusi melalui pemikiran dan karya nyata dalam membangun Natuna.

Selanjutnya Wan Siswandi menegaskan bahwa Pemerintah sedang membangkitkan kondisi perekonomian yang masih dirasakan berat, dimana kemampuan keuangan pemerintah sangat dipengaruhi oleh instrumen transfer ke daerah dari APBN.

Dijelaskan pula bahwa pendapatan APBD bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) dimana saat ini berada dikisaran 1,65 Milyar, ditambah dengan Pendapatan Asli Daerah lainnya serta Dana Alokasi khusus menjadikan jumlah sebenarnya menjadi 880 milyar.

Selain itu, pada tahun 2023 ini Natuna mengalami musibah tanah longsong yang juga memakan korban jiwa di daerah Kecamatan Serasan, hal ini tentunya menyisakan duka yang mendalam. Namun demikian dirinya mengajak agar masyarakat Serasan dan masyarakat Natuna pada umumnya untuk terus bangkit melakukan pemulihan dan pembenahan.

Berkaitan kejadian bencana alam tersebut, Wan Siswandi juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, para anggota Forkopimda yang telah membantu bersama sama dalam upaya evakuasi dan pemulihan kondisi masyarakat pasca bencana longsor.

Selain itu, dalam Pembangunan bidang pendidikan, Pemerintah Daerah terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Pusat, melalui kementerian maupun Lembaga pendidikan tinggi dibawah Lembaga kementerian dan non kementerian, untuk mendapatkan peluang beasiswa bagi putra-putri Natuna untuk mengenyam pendidikan tingkat perguruan tinggi.

Selain itu, seluruh bidang Pembangunan juga diupayakan berjalan secara stimulant, baik pembenahan infrastruktur dasar, pelayanan Kesehatan dan jaminan sosial.

Diakhir sambutannya, Wan Siswandi mengucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Natuna yang ke 24, tahun 2023. Semoga Natuna akan lebih baik lagi kedepannya.

Selanjutnya Bupati dan Wakil Bupati Natuna serta Forkopimda menyerahkan hadiah perlombaan antara lain : Hadiah lomba Inovasi Daerah Tahun 2023, Penghargaan kepada wajib pajak terbaik, juara perlombaan evaluasi perkembangan desa dan kelurahan serta penyerahan buku Antologi"Pelangi di Natuna" kegiatan inkubator literasi pustaka Nasional wilayah Natuna. (Pro_kopim/Irles)

RILIS PERS, Nomor : 148145 /PRO_KOPIM/2023