Wakil Bupati Natuna Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti, MA di
dampingi Wakil Ketua I DPRD Natuna, Daeng Ganda, serta beberapa pimpinan
Organisasi Perangkat Daerah dan Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah
menghadiri acara Sosialisasi Pentingnya wawasan Kebangsaan Untuk Mencegah Paham
Radikalisme Bagi Perempuan, bertempat di gedung Sri Serindit, senin (30/12)
siang.
Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi ini selain memberikan kemudahan dan keluasaan yang berpeluang membentuk pola pikir yang maju, juga terdapat ancaman dampak negatif bagi pembentukan mental dan karakter penerus bangsa terutama pada kaum perempuan, yang memiliki peran penting dalam mempersiapkan penggerak pambangunan yang produktif serta memiliki kebanggaan terhadap bangsanya.
Dalam sambutannya, Ngesti menyampaikan bahwa kemajuan
teknologi informasi dan komunikasi ini selain memberikan kemudahan dan
keluasaan yang berpeluang membentuk pola pikir yang maju, juga terdapat ancaman
dampak negatif bagi pembentukan mental dan karakter penerus bangsa terutama
pada kaum perempuan, yang memiliki peran penting dalam mempersiapkan penggerak
pambangunan yang produktif serta memiliki kebanggaan terhadap bangsanya.
Ngesti berharap kepada kaum perempuan, jangan hanya
sebagai pelengkap, tetapi harus mampu turut serta menjadi pelaku pembangunan
daerah, sesuai tugas fungsi yang dimiliki.
Mengingat pentingnya peran serta kaum perempuan dalam
menciptakan generasi muda yang memiliki rasa nasionalisme dan wawasan
kebangsaan, dalam kesempatan tersebut Ngesti sangat mengapresiasi Yayasan
Fadillah Natuna yang telah menggelar kegiatan ini, guna memberikan informasi
dan pemahaman bagi kaum perempuan di Natuna terhadap wawasan kebangsaan.
Selanjutnya Ketua Penyelenggara Kegiatan, Hj. Raja Peni
Adriani, S. Mn melaporkan bahwa Natuna merupakan salah satu wilayah perbatasan,
namun seiring waktu teknologi informasi juga turut berkembang.
Seiring kemajuan tersebut, secara berangsung Natuna
sebagai salah satu daerah yang terisolir berangsur dapat membuka diri melalui arus informasi
terkini yang merubah pola pikir dan kehidupan masyarakat, terutama kaum
perempuan.
Namun kekhawatiran terhadap pengaruh paham radikalisme
dalam berbangsa sedikit banyak juga mempengaruhi pola pikir masyarakat, melalui
konten yang sepatutnya dapat dibendung, karena mempengaruhi terbentuknya
pemikiran dan orientasi wawasan yang akan mengikis rasa nasionalisme dan
kebangsaan.
melalui kegiatan ini, dapat memberikan sumbangsih melalui pemberian informasi, pemahaman dan pembentukan wawasan kebangsaan terutama bagi kaum perempuan di daerah.
Feni beserta seluruh pengurus Yayasan Fadillah Natuna,
berharap melalui kegiatan ini, dapat memberikan sumbangsih melalui pemberian
informasi, pemahaman dan pembentukan wawasan kebangsaan terutama bagi kaum
perempuan di daerah.
Karena menurutnya, melalui penanaman rasa nasionalisme,
kaum perempuan daerah akan dapat lebih mampu menuangkan kontribusi dalam
mendukung pembangunan yang sedang dilaksanakan saat ini.
Mampu memilah informasi yang bermanfaat, melalui
penggunaan jaringan internet secara lebih sehat, serta terus memperkaya
khazanah diri, terutama dengan informasi terkini yang dapat menambah
pengetahuan dan keterampilan diri.
Peni juga mengajak kaum perempuan di Natuna untuk ikut
dalam berbagai kegiatan yang bermanfaat, sebagai upaya untuk meningkatkan
kualitas diri baik dalam perannya sebagai seorang ibu, istri maupun wanita
karier dalam setiap peran dan fungsinya.
Adapun peserta yang ikut dalam kegiatan ini berjumlah 120 orang, yang merupakan perwakilan dari Gabungan Organisasi Wanita, kader organisasi perempuan dan tokoh perempuan dari 5 kecamatan terdekat (Kecamatan Bunguran Barat, Bunguran TImur Laut, Bunguran Timur, Bunguran Tengah, Bunguran Selatan) (Humas_Pro/Jasipah)