Selasa,
30 April 2019 Wakil Bupati Natuna, Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti, MA
melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Cilacap yang diterima langsung oleh
Wakil Bupati Cilacap Samsul Auliya Rahman, S.STP, M.Si diruang rapat Wakil
Bupati Cilacap yang didampingi oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Cilacap,
Kepala Bappeda Kabupaten Cilacap dan Kasubbag Otonomi Daerah Setda Kabupaten
Cilacap.
Wakil
Bupati Natuna didampingi Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam BP3D
Kabupaten Natuna, Emil Lismana, SE, menyampaikan paparan tentang Kabupaten
Natuna dan potensi-potensi yang ada di Natuna, khususnya yang berkenaan dengan
potensi perikanan Natuna serta berkenaan dengan kendala-kendala nelayan yang
ada di Natuna termasuk kemampuan daya tangkap, pengelolaan maupun pengolahan.
Wakil
Bupati Cilacap juga menyampaikan tentang geografis dan potensi Kabupaten
Cilacap yang secara spesifik dijelaskan oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten
Cilacap. Penjelasan disampaikan berkenaan dengan potensi perikanan tangkap
Kabupaten Cilacap.
Selain
potensi perikanan dilaut, untuk saat ini Kabupaten Cilacap sedang melaksanakan
potensi perikanan air tawar.
Untuk
sarana penangkap ikan di Cilacap dari perahu motor kecil sampai dengan perahu
motor dengan kapasitas 30 GT keatas.
Pelabuhan Perikanan Cilacap juga tersedia
Tempat Pelelangan ikan (TPI), Bengkel-docking Kapal, Depot BBM, Cold Storage,
Pabrik Es, Toko Alat Penangkap Ikan dan Lembaga Keuangan.
Produksi
perikanan tangkap 2018 Kabupaten Cilacap mencapai jumlah 4 milyar lebih dalam
setahun. Untuk potensi perikanan budidaya terdiri dari air tawar dan air
payau/tambak.
Prasarana
dan sarana balai benih ikan Kabupaten Cilacap terdapat 3 tempat balai benih
ikan yang membudidayakan ikan gurami, ikan lele, udang galah dan lain-lain.
Produksi
perikanan budidaya untuk konsumsi ikan air tawar di tahun 2018, Kabupaten
Cilacap mencapai 400 milyar.
Produksi perikanan budidaya ikan hias di tahun
2018 yang terdiri ikan cupang, louhan dan jenis ikan lainnya mencapai 11 Milyar
pertahun.
Untuk
Volume dan nilai bahan baku unit pengolahan ikan Kabupaten Cilacap tahun 2018
yang terdiri pembekuan, penggaraman, pemindangan dan lain sebagainya mencapai 300 Milyar.
Wakil
Bupati Natuna menanggapi potensi perikanan yang ada di Kabupaten Cilacap
merupakan salah satu hal yang harus dapat dipelajari bagi Kabupaten Natuna
dalam rangka meningkatkan potensi perikanan Natuna termasuk berkenaan dengan
potensi perikanan budidaya dan air tawar yang bisa diterapkan di Kabupaten
Natuna. Juga berkenaan dengan sistem pengelolaan tempat pelelangan ikan yang
dikelola oleh Unit Pelayanan Teknis Dinas Perikanan Cilacap.
Bahkan
untuk pengelolaannya bisa diserahkan kepada pihak ketiga seperti badan usaha
milik daerah, koperasi atau kelompok usaha nelayan lainnya, papar Wakil Bupati
Cilacap.
Berkenaan
dengan retribusi tempat pelelangan ikan, Wakil Bupati Natuna juga mendalami
bagaimana Pemerintah Kabupaten Cilacap melaksanakan retribusi terhadap tempat
pelelangan ikan.
Tujuannya yaitu untuk nantinya Pemerintah Kabupaten Natuna bisa melaksanakan retribusi tempat pelelangan ikan di Kabupaten Natuna. (Humas_pro/Har)