Musda IV Lembaga Adat Melayu Provinsi Kepulauan Riau Kabupaten Natuna

Kabupaten Natuna sedang dalam tahap pembangunan di segala bidang di antaranya pada potensi sektor pariwisata yang erat kaitannya dengan promosi budaya. Hal ini hendaknya dapat menjadi kekuatan dalam mewujudkan cita-cita pembangunan daerah yaitu masyarakat yang mandiri sejahtera dalam kerangka keimanan dan budaya tempatan.
Hal ini disampaikan Bupati Natuna melalui Sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris Daerah, Wan Siswandi,S.Sos.,M.Si dalam acara Pembukaan Musyawarah Daerah IV Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepulauan Riau Kabupaten Natuna Tahun 2017, Jumat (25/08) malam di Gedung Serbaguna Sri Serindit, Ranai.
Lebih lanjut Sekretaris Daerah mengatakan, keinginan dari LAM Kepri Natuna agar pemerintah daerah dapat merealisasi pembangunan rumah adat melayu, keinginan tersebut telah masuk dalam perencanaan, namun mengingat keterbatasan anggaran maka rencana tersebut harus ditunda realisasinya.
Sementara itu ketua LAM Provinsi Kepri Datok Setia Amanah H. Abdul Rozak dalam sambutannya menyampaikan Musda ini merupakan bukti mekanisme organisasi berjalan dengan baik. Kedepan beliau berharap LAM dapat berperan aktif terutama sebagai ujung tombak pelestarian adat dan tradisi, nilai nilai luhur yang telah diwariskan kepada generasi saat ini, sebagai benteng pengaruh negative perkembangan zaman.
Ketua LAM Kabupaten Natuna, Datok Setia Amanah H. Wan Zawali, dalam sambutannya mengatakan bahwa Musda kali ini diikuti oleh 9 perwakilan dari 15 Pengurus kecamatan. Hal ini dikarenakan keterbatasan sarana transportasi.
Adapun kegiatan ini akan diselenggarakan selama 2 hari (25 s.d 26 Agustus 2017) dengan beberapa agenda pembahasan dan penetapan, diantaranya program kerja, pemberhentian pengurus lama dan pemilihan pengurus baru masa bakti 2017 – 2022.
Dalam acara tersebut hadir Ketua DPRD Natuna Yusripandi dan sejumlah OPD, FKPD Natuna serta undangan lainnya.
(Humas_P/Sono)
 photo : izar
RILIS PERS, Nomor : 419 /IP/HUMAS-PROTOKOL/2017