Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (RI),
Edhy Prabowo, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan
Riau (Kepri), pada Selasa (07/01) siang.
Kedatangan Menteri Kelautan dan Perikanan beserta
rombongan di Bandara Lanud Raden Sadjad Ranai disambut langsung oleh Bupati
Natuna Drs. H. Abdul Hamid Rizal, M.Si., Wakil Bupati Natuna Dra. Hj. Ngesti
Yuni Suprapti, MA., Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna Wan Siswandi, S.Sos.,
Ketua DPRD Natuna Andes Putra, S.Pd., para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah
dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Usai beristirahat di VIP Room Bandara Lanud Raden Sadjad,
rombongan Menteri Edhy Prabowo beserta sejumlah Dirjen Kementerian Kelautan dan
Perikanan, langsung menuju ke Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat.
Dalam lawatannya ke Kota Apung itu, Edhy Prabowo
melakukan pertemuan dengan para nelayan dan pengusaha perikanan yang ada di
wilayah tersebut. Tujuannya supaya dapat mendengarkan langsung apa yang menjadi
keinginan masyarakat nelayan yang ada disalah satu daerah perbatasan.
Pada kesempatan itu Menteri Edhy Prabowo menerima
permintaan dari sejumlah nelayan, supaya dapat menambah kuota ekspor ikan hidup
jenis napoleon, serta lobster, yang menjadi salah satu pendapatan utama bagi
para nelayan setempat.
Mantan perwira TNI AD itupun mengaku akan berupaya
memberikan tambahan kuota ekspor terhadap ikan hidup, dalam rangka mewujudkan
peningkatan perekonomian dan kesejahteraan bagi masyarakat pesisir.
Meski begitu, Edhy Prabowo tidak ingin jika keran ekspor
tersebut ditambah kuotanya, akan menjadikan ikan jenis napoleon punah dari
habitatnya.
Untuk itu sang menteri tetap mengharapkan kepada para
nelayan, untuk tetap menjaga keberlangsungan hidup ikan bernilai tinggi
tersebut, dengan cara mematuhi peraturan dan ketentuan ekspor ikan napoleon
seperti yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.
Usai melakukan dialog dengan para nelayan, Edhy Prabowo juga menyempatkan diri untuk memancing ikan disalah satu keramba milik pengusaha ikan asal Sedanau. (Pro_Kopim/Red/#PCS)