Bertempat Di RSUD Natuna, Rabu (12/03) pagi, Bupati Natuna, Cen Sui Lan didampingi Kadis Kesehatan dan staf khusus Pemkab Natuna melakukan Inspeksi yang merupakan tindak lanjut dari hasil audiensi tenaga kesehatan di ruang kerja Bupati Natuna senin (11/03) lalu.
Adapun sasaran inspeksi diantaranya seluruh poli dan ruang inap. Cen juga sempat berkomunikasi dengan para staf yang bertugas dan keluarga pasien, terkait kendala pelayanan yang dialami saat ini.
Berdasarkan hasil inspeksi di salah satu ruangan, yakni Instalasi Gawat Darurat (IGD), Kepala Ruangan IGD, dr. Aldys menjelaskan kondisi ruangan yang dikepalainya saat ini kekurangan tenaga dokter. Hal ini diperparah dengan keberadaan dua dokter yang tidak diperpanjang masa kontraknya akibat aturan Menpan terbaru.
Beda halnya kendala yang terdapat di ruang Radiologi, dimana terdapat beberapa peralatan mengalami kerusakan selama kurang lebih enam bulan belakangan, mengakibatkan pelayanan tidak maksimal.
Dari hasil inspeksi diatas, Cen Sui Lan akan segera mengubungi Kemenkes agar kekurangan tenaga dokter yang dialami RSUD saat ini mendapatkan perhatian, khususnya pemenuhan kebutuhan dokter sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat di Natuna.
Kepada pihak manajemen RSUD, disarankan agar system rekam medis tidak menggunakan metode manual, karena dari Kementerian kesehatan sendiri sudah membangun aplikasi rekam medis yang lebih efisien dan efektif operasionalnya, serta sudah diterapkan secara nasional.
Selain itu, menyikapi kelangkaan persediaan obat yang sering terjadi di RSUD Natuna, Cen Sui Lan juga mengarahkan agar manajemen RSUD memperhatikan system pengadaan dan tata kelola stok obat, sehingga kelangkaan obat di apotik RSUD dapat dicegah.
Bagi mencegah terjadinya penumpukan pasien di RSUD, Cen Sui Lan juga memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan untuk mengaktifkan kembali IGD Puskesmas bagi menangani kondisi darurat pasien secara lebih cepat sesuai kapasitas dan kasus pelayanan medis yang dialami.
Menurut Cen Sui Lan, hal lain yang tidak kalah pentingnya, adalah bagaimana edukasi kesehatan harus lebih gencar diberikan masyarakat. Bukan hanya pelayanan kesehatan yang ditingkatkan, tapi juga kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat juga harus terus disosialisasikan bagi meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Selanjutnya, Bupati Natuna berencana akan menggelar pertemuan dengan BPJS Kesehatan untuk membahas terkait jenis penyakit yang dapat diklaim oleh BPJS. hal ini menindaklanjuti laporan masyarakat terkait banyaknya penyakit yang tidak dapat diakomodir biaya pengobatannya oleh BPJS, sehingga masyarakat harus membayar secara pribadi. (Pro_kopim/Patli)
PERS, Nomor : 1484143/PRO_KOPIM/2025

