Jumat (10/3) pagi, tim evakuasi korban tanah longsor di Pulau Serasan terus berupaya melakukan pencarian korban yang masih tertimbun material longsor.
Dari lokasi bencana, Kepala Bagian Prokopim Setda Kabupaten Natuna, Defrizal menerangkan bahwa ada hari ini seluruh personil evakuasi dibagi menjadi empat tim yang ditempatkan pada beberapa lokasi yang berbeda.
Dengan menggunakan empat buah eskavator, alat berat tersebut dimanfaatkan dalam dua fungsi, yakni dua buah eskavator diperuntukan bagi membuka akses jalan dan dua buah eskavator lain akan menggali dan meratakan areal pencarian korban.
Diperkirakan lebih dari 100 personil yang terdiri dari Basarnas, Damkar, TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara, serta Polri, Damkar, dikerahkan bagi upaya evakuasi korban dan pemulihan situasi di lokasi bencana.
Dari sumber laporan dilapangan, kondisi Pulau Serasan dan sekitarnya berawan hingga mendung, dengan kondisi tanah yang basah dan berlumpur mengingat pada malam sebelumnya masih diguyur hujan ringan hingga sedang.
Pada malam kemarin bantuan alat berat (eskavator) telah tiba di Serasan dari Ranai sebanyak empat unit, hingga total alat berat yang beroperasi mendukung tim evakuasi menjadi 7 unit.
Dengan dukungan alat berat dan personil lapangan, diharapkan pelaksanaan evakuasi dapat berjalan lancar dan seluruh korban bencana longsor dapat ditemukan. (Pro_kopim/irles/dF)
RILIS PERS, Nomor : 14787 /PRO_KOPIM/2023

