Hadiri Peringatan Hari Kearsipan ke-52, tahun 2023, Bupati Natuna Ajak OPD tingkatkan Kesadaran Pengelolaan Kearsipan.

Bidang kearsipan merupakan salah satu tugas pelayanan yang sangat vital, terutama sebagai bentuk rekam jejak pada pelaksanaan tugas, riwayat sebuah kejadian, pembuktian, maupun pertanggungjawaban.

Terlebih lagi dalam pelaksanaan tugas pembangunan, pemerintahan dan pelayanan prima, upaya pengelolaan tertib administrasi harus terus dilakukan pembenahan.

Hal diatas disampaikan Bupati Natuna, Wan Siswandi ketika menghadiri peringatan Hari Kearsipan ke 52, tahun 2023 yang disejalankan dengan Pencanangan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSA) dilingkungan pemerintah Kabupaten Natuna, yang digelar di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Natuna, jalan Si hotang. Ranai, selasa (23/05) pagi

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya para anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, beberapa camat, para guru dan tenaga pengajar serta beberapa kepala desa.

Lebih lanjut Wan Siswandi menjelaskan bahwa pentingnya tertib administrasi harus benar-benar dilaksanakan bagi mencegah berbagai permasalahan yang bersifat administratif, seperti naskah perjanjian kerjasama.

Dirinya mengatakan bahwa sebagian besar pelaksanaan tugas Organisasi Perangkat Daerah tidak terlepas dari hubungan kerjasama diluar isntansi pemerintahan, dimana hak dan kewajiban tertuang secara jelas.

Jika pelaksanaan kearsipan diselenggarakan secara tertib, tentunya akan dapat mencegah berbagai permasalahan di kemudian hari, seperti sengketa kerjasama.

Ditingkat Desa maupun kelurahan, tidak jarang terjadi sengketa administrasi, seperti proses jual beli tanah. Berdasarkan pengakuan beberapa masyarakat, sering terjadi tumpang tindih surat tanah yang disebabkan arsip administrasi tidak dikelola secara baik. Tentunnya hal tersebut tidak diharapkan terjadi dimasa hadapan.

Oleh karenanya Wan Siswandi mengharapkan agar seluruh lembaga pemerintahan, baik OPD, pemerintahan desa bahkan sampai tingkat Rt/RW harus benar-benar dapat mengelola administrasi secara baik sebagai bentuk amanah dalam pelaksanaan pelayanan bagi masyarakat.

Selain itu, Wan Siswandi juga merasa bahwa kedepan pengelolaan arsip dapat diselenggarakan secara lebih profesional melalui alokasi anggaran yang memadai. Hal ini dinyatakan sebagai wujud dukungan penerapan GNSA dilingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna.

Melalui upaya pembenahan penerapan tertib administrasi, Wan Siswandi berharap agar kedepan pelaksanaan pembangunan dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan sebagaimana tertuang dalam Visi dan Misi Pembangunan Daerah 2021-2026, yakni peningkatan daya saing sumberdaya manusia untuk menunjang peningkatan daya saing wilayah.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Erson Gempa Afriandi melaporkan melapor bahwa kedepan akan ada 7 Agenda besar sebagai rangkaian Launcing GNSA, sebagai realisasi pengembangan dua bidang kewenangan OPD yang dipimpinnya, yakni pada bidang perpustakaan dan bidang kearsipan.

Selain itu, sempena memperingati Hari Buku Nasional, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan akan menggelar beberapa kegiatan, diantaranya Pembukaan Operasional Pojok Baca Digital di Pantai Piwang, penampilan peserta terbaik pidato bahasa Inggris, pengumuman dan pemberian hadiah kepada Pemustaka Terbaik untuk tingkat SD, SLTP dan SLTA yg tercatat sebagai pengunjung terbanyak, penandatanganan MoU antara Pemerintah Daerah bersama TNI AL dalam rangka peningkatan Gerakan Literasi di Kabupaten Natuna.

Selain itu akan dilaksanakan juga Perjanjian Kerjasama antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dengan Persatuan Guru Republik Indonesia Pengurus Natuna, tentang peningkatan membaca melalui perpustakaan daerah dan perpustakaan sekolah dalam rangka gerakan literasi daerah, dan beberapa kegiatan lainnya. (Pro_kopim/Endang)

RILIS PERS, Nomor : 148036 /PRO_KOPIM/2023