Geopark Natuna Goes To School SMA 2, Wabup Natuna : Siapkan SDM untuk Kelola SDA Daerah dimasa Hadapan

Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda menghadiri acara Natuna Geopark Goes To School, bertempat di ruang Laboratorium, SMA 2 Ranai, jl. Pattimura, Pering, Kelurahan Bandarsyah Kecamatan Bunguran Timur, Senin, (2/10) pagi

Kegiatan tersebut dihadiri oleh pengurus Badan Pengelola Natuna Geopark Nasional, kepala sekolah, majelis guru dan segenap siswa dan siswi SMA Negeri 2 Ranai.

Dalam sambutannya, Rhodial mengatakan bahwa Natuna memiliki banyak Sumberdaya Alam yang sepatutnya dapat dikelola dengan bijak bagi mensejahterakan masyarakat. Namun demikian saat ini masih terkendala Sumberdaya Manusia yang memiliki kemampuan untuk mengelola potensi tersebut menjadi bernilai ekonomis.

Mengingat pentingnya hal tersebut, dirinya mengakui bahwa dalam masa jabatannya dengan Wan Siswandi, harus dapat meninggalkan warisan kerja, dalam bentuk tersedianya SDM yang mampu mendukung program Pembangunan dimasa hadapan.

Hal ini menjadi penting terlebih lagi mengingat Natuna telahpun menjadi focus program percepatan Pembangunan yang telah dicanangkan Pemerintah Pusat, melalui percepatan Pembangunan lima pilar, yakni pada pilar Migas, Kelautan dan Perikanan, Pariwisata, Pertahanan dan Keamanan serta Lingkungan Hidup.

Untuk menjadikan Natuna sebagai Kawasan ekonomi baru, Rodhial menghimbau agar seluruh tenaga pengajar untuk dapat mendorong para siswa siswi melanjutkan jenjang pendidikan perguruan tinggi yang sesuai dengan berbagai bidang yang sedang diupayakan percepatan pembangunannya.

Pada kesempatan yang sama Ketua Harian Badan Pengelola Geopark Natuna, Basri, menyampaikan dalam sambutannya bahwa Geopark adalah status pengembangan wilayah konservasi untuk melestarikan berbagai potensi daerah yang diselenggarakan secara luas (skala internasional).

Menurut Basri, Natuna harus merasa bersyukur karena menjadi satu-satunya daerah se-provinsi Kepri yang mendapatkan status Geopark Nasional. Hal ini sepatutnya menjadi dorongan dari semua pihak, menjadikannya sebagai peluang untuk turut serta mengembangkan daerah melalui upaya pelestarian sekaligus pemberdayaan potensi menjadi bernilai jual.

Basri mengakui bahwa pengelolaan Geopark Natuna tidak dapat diserahkan pada focus satu Organisasi Perangkat Daerah semata, hal ini dikarenakan lingkup pengembangannya begitu luas, mulai dari sektor pariwisata, pendidikan, perikanan dan berbagai sektor lainnya.

untuk Basri menyampaikan ucapan terima kepada para guru, karna mengajak ikut serta siswa/i yang ada di sini. Dirinya berharap agar kedepan para siswa-siswi dapat mengambil bagian bagi usaha bersama mengembangkan daerah ini melalui program Geopark Natuna.

Untuk diketahui bersama bahwa Badan Pengelola Geopark Natuna berencana untuk menggelar pertemuan dengan para mahasiswa diberbagai daerah, seperti Jogjakarta dan Kalimantan untuk mensosialisasikan Program Geopark Natun ini.

Hal ini dimaksud untuk memancing minat para mahasiswa untuk dapat berkontribusi dalam mempromosikan Natuna sebagai upaya membangun branding ditingkat nasional maupun internasional. (Pro_kopim/Endang)

RILIS PERS, Nomor : 148148 /PRO_KOPIM/2023