Sempena Genap Setahun Masa Jabatan, Bupati Natuna, Wan Siswandi menggelar Rapat Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah, dihadiri beberapa pejabat daerah diantaranya Wakil Bupati Natuna, Sekda Kabupaten Natuna, Para Asisten, staf Ahli, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah dan para camat
Bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna, senin (23/05) pagi, dalam sambutannya, Wan Siswandi menyampaikan bahwa keterbatasan kemampuan daerah menuntut Natuna terus mencari solusi dalam pelaksanaan pembangunan, diantaranya membangun koordinasi ditingkat nasional, melalui berbagai Lembaga kementerian terkait.
Mengingat Natuna merupakan salah satu wilayah perbatasan, sejauh ini perhatian dari berbagai kementerian, dimana pejabat daerah (Bupati) sempat menemui beberapa Menteri, mendapat tanggapan positif.
Melalui koordinasi yang telah dibangun, sejauh ini Natuna mendapatkan begitu banyak realisasi program pusat, diantaranya pembangunan fasilitas embung di Pulau Bunguran, penambahan kapasitas listrik untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Untuk membangun sinergi dengan rencana pembangunan pemerintah pusat diwilayah perbatasan, Natuna saat ini fokus untuk memacu pembangunan pada beberapa sektor, diantaranya pada sektor kelautan dan perikanan, pembenahan sektor pariwisata, tidak hanya penyiapan destinasi wisata berupa pantai, mangrove, geosite, wisata bahari, namun wisata kreatif juga menjadi perhatian untuk terus dikembangkan.
Wan Siswandi juga menambahkan bahwa untuk meningkatkan kesejahteraan, dirinya mengakui membutuhkan campur tangan pihak swasta, seperti rencana pembukaan pabrik pengalengan yang akan menyerap tenaga kerja masyarakat setempat.
Namun ditambahkan untuk menarik minat para investor, pemerintah daerah juga sedang mengupayakan regulasi terkait perizinan untuk memudahkan para calon penanam modal untuk beroperasi di Natuna.
Selain mengharapkan kehadiran para investor, Wan Siswandi juga berharap agar upaya peningkatan kreatifitas masyarakat dalam membuka lapangan pekerjaan mandiri harus terus menjadi perhatian, sehingga UMKM yang memanfaatkan potensi daerah mendapatkan tempat dan peluang untuk terus tumbuh di Natuna.
Hal senada juga disampaikan Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda dimana dalam sambutannya menegaskan bahwa dukungan investor sangat dibutuhkan bagi menumbuhkan perekonomian daerah, terutama dalam upaya menciptakan lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat.
Selain itu, keberadaan lapangan pekerjaan juga dirasa menjadi salah satu upaya untuk menyikapi rencana kebijakan Menpan RB yang bermaksud untuk mengurangi/menghapus tenaga honorer pada tahun 2023 mendatang.
Rodhial juga menyinggung terkait zonasi perairan tangkapan perikanan, dimana wilayah terukur telah ditetapkan berada pada 30 Mil keatas, sedangkan untuk 30 Mil kebawah akan menjadi wilayah tangkapan untuk nelayan tempatan.
Selanjutnya Rodhial juga mengatakan bahwa pada sektor pendidikan, memerlukan perhatian khusus bagi meningkatkan peluang putra daerah untuk dapat mengenyam bangku kuliah (perguruan tinggi). Hal ini menjadi penting mengingat persaingan global serta tantangan dunia pekerjaan dimasanya nanti, putra daerah akan mampu bersaing dengan kondisi terkini.
Rodhial berharap agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah agar lebih aktif, kreatif dalam menjalankan program kerja, menjadikannya saling mendukung antara satu program dengan program yang lain sebagai bentuk keterpaduan dan Kerjasama pada berbagai sektor pembangunan daerah (Pro_kopim/eris)
RILIS PERS, Nomor : 1379 /PRO_KOPIM/2022

