Maraknya kasus kekerasan pada anak dan pernikahan usia dini di Kabupaten Natuna, Pemerintah Daerah melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan menggelar sosialisasi pada pelajar SD,SMP, dan SMA Sederajat se-Kecamatan Pulau Tiga Barat.
Dalam sambutanya Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda yang membuka langsung acara sosialisasi bersama pelajar se Kecamatan Pulau Tiga Barat, pada Sabtu (24/08) digedung serba guna desa Tanjung Kumbik Utara, menyampaikan rasa prihatinnya atas beberapa kasus kekerasan pada anak akhir akhir ini di Kabupaten Natuna khususnya Kecamatan Pulau Tiga Barat.
Dirinya menganggap ini adalah masalah serius yang harus segera diatasi melalui sosialisai langsung kepada anak anak usia sekolah, karena pencegahan kekerasan dan penyimpangan harus dimulai dengan penguatan karakter anak sejak dini.
Beliau berpesan kepada anak anak bahwa dalam penguatan karakter ada tiga hal yang perlu diperhatikan, Pertama adalah Bersikap jujur , kedua Memiliki sikap suka menolong dan terakhir membiasakan hidup bersih dan sehat.
Dirinya juga menyampaikan bahwa pencegahan terjadinya kekerasan serta penyimpangan seksual pada anak adalah tanggung jawab lintas sektoral. Namun harus dimulai dari rumah serta memperkuat fungsi pengawasan di sekolah.
Rodhial Huda kembali menekankan rumah sebagai madrasah pertama anak anak. Penting bagi orang tua memperkuat karakter anak dengan pendidikan agama yang mulai dikenalkan kepada anak sejak usia dini. Sehingga anak memiliki benteng yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan yang terjadi dalam lingkungan masyarakat.
Acara sosialisasi diisi oleh Hj. Khodijah Manurung, Penyuluh Kementerian Agama Kabupaten Natuna yang secara khusus membahas bagaimana mencegah kekerasan dan prilaku penyimpangan seksual pada anak.
Hj. Khodijah Manurung selaku narasumber menyampaikan secara spesifik bagaimana penyimpangan seksual mengancam masa depan anak anak, sehingga anak anak juga harus memahami bagaimana menjaga dan melindungi dirinya sendiri.
Khodijah Manurung juga menyampaikan masa depan emas hanya dapat diwujudkan jika genrasi mudanya terlindungi dan dapat hidup dengan nyaman dan terlindungi dari berbagai bentuk kekerasan.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil KetuaTP PKK Natuna, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Kepala Dinas Pertanian, Camat Pulau Tiga Barat, Kepala Sekolah , Majelis Guru , & Tokoh Masyarakat. Pro_Kopim/Patli
PERS, Nomor : 148365 /PRO_KOPIM/2024

