Bupati Natuna Buka Bimtek Penguatan Kelembagaan dan Tata Kelola Kelembagaan Simpul Jaringan Kabupaten Natuna

Bupati Natuna, Wan Siswandi membuka acara Kelembagaan dan tata Kelola Kelembagaan Simpul Jaringan Kab. Natuna, bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Natuna, selasa (14/12) siang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya para asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah dilingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna dan peserta kegiatan yang merupakan perwakilan dari staf OPD se-Kabupaten Natuna.

Dalam sambutannya, Wan SIswandi menyampaikan bahwa terdapat berbagai informasi yang harus dikemas dalam bentuk data rupa bumi dalam berbagai unsur yang menggambarkan kondisi riil geografis daerah.

Data tersebut, terutama informasi geografis dan potensi daerah, seperti potensial destinasi wisata, migas, sector perikanan dan sector lainnya, akan menjadi dasar perencanaan pembangunan kedepan, agar dalam realisasinya dapat dilaksanakan secara lebih tepat sasaran, terukur dan terbuka.

Untuk itu, kepada seluruh peserta kegiatan yang nantinya akan dipersiapkan sebagai aparatur pengumpul informasi Geospasial daerah, diharapkan dapat memanfaatkan kegiatan ini bagi mengumpulkan informasi dan keterampilan yang akan disampaikan oleh pihak Badan Informasi Geospasial sebagai pihak penyelenggara.

Wan Siswandi mengingatkan bahwa dalam pelaksanaan pembangunan dibutuhkan keseriusan, tak penting dimana aparatur tersebut bertugas dan sebesar apa peranannya. Untuk itu, diharapkan dukungan seluruh aparatur, agar rencana pembangunan kedepan dapat terealisasi sebagaimana yang diharapkan bersama.

Pada kesempatan yang sama Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG), Prof. Muh. Aris Marfa’I juga menyampaikan bahwa informasi geospasial adalah terkait dengan birokrasi wilayah, dengan kata lain, informasi tersebut akan terus terkoneksi dengan pemerintah daerah, kementerian dan lembaga serta penyedia data.

Muh. Aris juga menjelaskan bahwa BIG sebelumnya telah melakukan kerjasama dengan Pemerintah Daerah, terutama bagi pengumpulan data identifikasi nama-nama tempat, jalan serta beberapa unsur lainnya yang dirasa prioritas untuk disediakan dalam aplikasi data simpul jaringan.

Untuk pengumpulan data tersebut, pihaknya mengakui bahwa ketersediaan aparatur pendukung baik sebagai sourveyor maupun penginput data sangat dibutuhkan. Sedangkan data tersebut akan menjadi acuan bagi penetapan rencana program kerja baik ditingkat daerah, maupun ditingkat pusat (program tingkat kementerian). (Pro_Kopim/Endang)

RILIS PERS, Nomor : 1312 /PRO_KOPIM/2021