Buka Musrenbang Tingkat Kabupaten Natuna, Sekda Natuna harap Program Kegiatan Mengacu pada Visi dan Misi Pembangunan Daerah.

Bertempat di Gedung Serbaguna Sri Serindit, Ranai, Kamis (16/03) pagi, Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna,Boy Wijanarko Varianto membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) tahun 2023.

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya Wakil Ketua serta beberapa anggota DPRD, para pimpinan Forkompinda, Organisasi Perangkat Daerah, Camat se-kabupaten Natuna, Lurah/Kepala Desa dan beberapa unsur undangan lainnya.

Adapun tema yang diangkat dalam pelaksanaan Musrenbang tingkat Kabupaten Natuna, tahun 2023 kali ini yaitu " Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat dan Penguatan Tata Kelola Pemerintah di Dukung dengan Akselerasi Kualitas Sumber Daya Manusia"

Dalam sambutannya ketika membuka kegiatan tersebut, Boy menyampaikan bahwa penyelenggaraan Musrenbang sangat penting dalam menentukan arah dan kebijakan pembangunan daerah, yang menjadi dasar perumusan program dan kegiatan yang akan dituangkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah tahun mendatang (2024).

adapun estimasi pendapatan tahun anggaran 2024 diperkirakan sebesar Rp. 1.194.790.8150.000, dengan fokus sebagaimana tertuang dalam visi dan misi pembangunan 2021 - 2026, yakni mewujudkan Kabupaten Natuna sebagai Kabupaten Maritim yang Unggul, Eksotis, Aman dengan Kemandirian Ekonomi Berlandaskan Nilai Religius dan Kkultural.

Adapun fokus tersebut dijabarkan pada beberapa indikator capaian, diantaranya Pengurangan kesenjangan antar wilayah melalui peningkatan kualitas infrastruktur dan utilitas lainnya yang berkualitas dan Peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul melalui peningkatan akses dan pelayanan pendidikan dan kesehatan termasuk peningkatan angka rata-rata lama sekolah di kabupaten Natuna yang saat ini berada pada angka 8,96 tahun atau SMP kelas 3.

Selain itu, prioritas juga diarahkan pada penguatan pertumbuhan ekonomi dengan mengoptimalkan sumber daya unggulan daerah dan Peningkatan tata kelola pemerintah yang bersih, transparan akuntabilitas dan berkualitas seta melayani masyarakat.

Mengingat arah kebijakan dan fokus yang sudah ditetapkan, Boy berharap kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah agar dapat menyusun program kegiatan dan sub kegiatan serta target kinerja yang akan dilakukan pada tahun 2024, dengan mengacu pada visi dan misi serta isu strategis yang ada di Kabupaten Natuna.

Dalam kesempatan yang sama Sekretaris Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kepulauan Riau, Achmad Ardiansyah menyampaikan bahwa untuk Tahun Anggaran 2023, Provinsi kepulauan Riau telah mengalokasikan anggaran untuk Natuna sebesar Rp 86,5 miliyar lebih,

Anggaran tersebut akan digunakan melalui beberapa program dan kegiatan, diantaranya Pekerjaan fisik berupa Rehabilitasi Pelabuhan Ranai, Rekonstruksi Jalan Bukit Leman- Trans Batubi, Pembangunan Jalan/Plantar Rakyat, Pembangunan Jembatan Sekunyam-Pian Tengah, Pembangunan Ruang Praktek Siswa (RPS) beserta perabot SMKN2 Bunguran Barat.

Selanjutnya anggaran tersebu juga akan disalurkan pada Pekerjaan non fisik, antara lain dalam program Penguatan Infrastruktur Sosial, Ekonomi dan Kelembagaan, Belanja Hibah kepada pelaku UMKM, hibah STAI Natuna, hibah Yayasan Bumi Bahari, Insentif RT, RW, dan Posyandu.

Selain itu, diserahkan pula belanja hibah barang dalam bentuk Pengadaan Peralatan praktik utama kelompok kerja akribisnis pengelola hasil pertanian SMK negeri 2 Bunguran Barat, boat pancung fiber 85 PK dan pembangunan kapal kayu 5 GT.

Provinsi Kepri juga fokus mendukung pelaksanaan pembangunan melalui program kegiatan Penanganan pasca bencana Serasan serta kajian dan penyusunan peta rawan bencana di Natuna, Fasilitas pembangunan pelabuhan skala internasional, Pengembangan jalur transportasi laut dan udara, Fasilitas pembangunan pusat logistik perikanan, Pengembangan perikanan tangkap, budidaya, pengolahan perikanan, manajemen, dan pemasaran, Peningkatan penguasaan teknologi perikanan dan kelautan,

Selain itu dalam rangka meningkatkan konektivitas, Pemprov Kepri juga akan fokus pada Pembangunan jalan, jembatan, drainase, air bersih, listrik dan Pelabuhan, Peningkatan kualitas sarana dan prasarana transportasi laut dan udara, dan terakhir Peningkatan akses telekomunikasi informasi dan komunikasi.

Dalam kesempatan yang sama Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Natuna, Daeng Ganda Rahmatullah menyampaikan juga bahwa sistem perencanaan pembangunan mencakup 4 pendekatan dalam seluruh rangkaian perencanaan, salah satu diantaranya adalah pendekatan politik.

Daeng Ganda menjelaskan bahwa DPRD sebagai lembaga legislatif yang menampung aspirasi masyarakat, mempunyai kepentingan terhadap proses dan mekanisme perencanaan tersebut, yaitu melalui pelayanan kepada masyarakat sesuai skala prioritas yang dituangkan dalam pokok-pokok pikiran DPRD, sehingga apa yang direncanakan dapat menyentuh langsung terhadap kepentingan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan penghargaan penyelenggaraan pelayanan publik oleh Ombudsman RI kepada beberapa OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna, diantaranya PTSP, Diknas Kesehatan, Dinsos, Puskesmas Ranai, Puskesmas Bunguran Selatan, Disdukcapil dan penyerahan pokok pikiran DPRD Kabupaten Natuna kepada pemerintah Daerah kabupaten Natuna. (Pro_kopim/Sri)

RILIS PERS, Nomor : 14790 /PRO_KOPIM/2023