Cuaca buruk dengan intensitas hujan lebat dalam beberapa hari ini yang melanda Kecamatan Serasan dan Serasan Timur mengakibatkan tanah longsor yang menimpa Desa Pangkalan (dari simpang Astaka menuju arah Koramil) senin (06/03) siang.
Sebelumnya, terjadi banjir di Desa Air Nuse dan beberapa lokasi di wilayah Kecamatan Serasan Timur. Dikarenakan kondisi hujan terus turun dengan intensitas tinggi, senin (06/03) dini hari juga terjadi longsor di Desa Air Nusa Kecamatan Serasan Timur
Hal ini diperparah dengan kondisi komunikasi putus total yang diakibatkan Listrik Padam, mengingat Tower seluler setempat sampai saat ini masih menggunakan tenaga listrik.
Saat ini masyarakat beserta aparat setempat sedang melakukan pembersihan lokasi dan evakuasi korban, namun warga tidak dapat berbuat banyak mengingat material longsong yang menimbun lokasi tersebut sangat banyak.
Bupati Natuna, Wan Siswandi ketika dikonfirmasi di Kediamannya, mengatakan terdapat sekitar 50 orang hilang tertimbun longsong, dimana 10 orang warga ditemukan tewas dan sudah dievakuasi oleh warga, dibantu anggota Koramil 06/Serasan dan Polsek setempat.
Direncanakan rombongan pemerintah daerah bersama instansi terkait akan bertolak ke pulau serasan untuk meninjau kondisi terkini, dengan menggunakan MV. Indra Perkasa dan Sasikirana Basarnas. (Pro_kopim/dF)
RILIS PERS, Nomor : 14783 /PRO_KOPIM/2023

