Asisten 1 Setda Kabupaten Natuna Ikuti Rakor Virtual Penanggulangan Karhutla Tahun 2023

Dari Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Bupati Natuna, Jalan Batu Sisir Bukit Arai, Ranai, Bupati Natuna yang diwakili Asisten 1 Sekretariat Daerah Kabupaten Natuna, Khaidir,SE menghadiri acara Rapat Koordinasi Khusus Penanggulangan Kebaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Kemenkopolhukam, Jum’at (20/01) siang.

Adapun kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh Kepala Daerah, baik tingkat provinsi maupun Kabupaten/Kota se-Indonesia. Sedangkan dari Kabupaten Natuna, tampak pula hadir beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, diantaranya Ka. Damkar, Ka. BPBD, Dandim 0318 Natuna, Kapolres Natuna, serta KPHP Unit V Natuna.

Menkopolhukam RI, Mahfud MD dalam sambutannya menyampaikan bahwa untuk melakukan penanggulangan Karhutla, fasilitas peralatan dan kelengkapan pendukung harus terus dibenahi. Disamping itu, agar pelaksanaannya menjadi lebih efektif, diharapkan pula agar jaringan koordinasi dengan berbagai unsur terkait juga haru terus dibangun.

Mahfud MD juga meminta Penegakan hukum harus terus di tingkatkan, tentunya dengan melibatkan lembaga penegak hukum, agar para pelaku mendapatkan sanksi yg tegas serta diharapkan dapat menimbulkan efek jera.

Lebih lanjut dijelaskan pula bahwa dalam operasi teknis lapangan, masih ditemui kendala terutama keterbatasan fasilitas dan sarana pendukung. Oleh karenanya Mahfud terus mengusulkan anggaran agar penanggulangan Karhutla dalam dilaksanakan lebih maksimal.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) RI, Dwikorita Karnawati melaporkan perkiraan iklim di Indonesia pada tahun 2023 berpotensi iklim lamina dengan curah hujan tinggi. sedangkan indek El nino Southern Oscilation (ENSO) pada bulan Januari sebesar 0.81 menunjukan kondisi fenomena mendinginnya suhu permukaan laut atau disebut la nina lemah.

BMKG memprediksi kondisi Enso netral akan berlangsung pada priode JFM 2023 hingga JJA 2023. Sebagian besar pusat layanan iklim lainnya juga memperdiksi kondisi Enso netral mulai terjadi pada priode MMA 2023

Selanjutnya Dwikorita juga mengatakan bahwa khususnya daerah Riau mengalami iklim kemarau/ curah hujan nya rendah. Sedangkan pada bulan Mei, Juni dan Juli, potensi terjadinya Karhutla sangat tinggi. Untuk itu dirasa perlu dilakukan langkah perventif, bagi pencegahan bencana Karhutla tersebut. (Pro_kopim/irles)

RILIS PERS, Nomor : 1442 /PRO_KOPIM/2023