Apel 17 Hari Bulan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna

Sebagaimana agenda rutin yang kita selenggarakan setiap bulannya, upacara tujuh belas hari bulan harus dimaknai lebih kepada proses penyegaran, dan penyadaran kembali bahwa aparatur pemerintahan telahpun menjadi pilihan kita bersama dalam menjalankan kehidupan dan penghidupan diatas bumi allah subhanahu wata’ala.

Didalamnya terdapat aturan tertulis maupun tidak tertulis yang mengikat kita semua, baik dalam pelaksanaan tugas kedinasan maupun segala norma sosial yang harus kita lakoni untuk menjaga kehormatan dan kewibawaan diri sebagai pelayan dan pengayom bagi segenap masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati Natuna, Dra Hj Ngesti Yuni Suprapti M.Si pada sambutan Apel 17 Hari Bulan Juli 2018 di Halaman Kantor Bupati Natuna, Selasa (17/07) pagi.

 

Dalam sambutannya Ngesti juga juga menyampaikan bahwa kondisi anggaran pemerintah daerah saat ini mengalami penundaan salur dan pemangkasan, oleh karenanya, pemerintah daerah mengambil kebijakan untuk mengutamakan realisasi penyerapan anggaran pada kegiatan berdasarkan skala prioritas yang ada.

“Hal ini bukanlah disebabkan kebijakan pemerintah daerah, namun lebih kepada kondisi keuangan nasional yang mempertimbangkan berbagai aspek bagi mewujudkan pemerataan pembangunan dalam skala nasional. Namun demikian, saya berharap agar tidak terjadi penurunan kualitas kerja dikarenakan hal diatas. Melainkan kita semua harus mengambil sisi positif atas kondisi diatas, dengan berupaya memaksimalkan penyerapan anggaran yang ada, agar pelaksanaannya lebih efektif bagi mengupayakan percepatan pembangunan daerah” tutur Ngesti.

Lebih lanjut Ngesti menyampaikan agar setiap pegawai mendukung berbagai upaya strategis untuk lebih meningkatkan produktifitas dan profesionalisme seluruh organisasi perangkat daerah yang ada, mengoptimalkan segala potensi yang dimiliki tentunya bagi mewujudkan pelayanan prima bagi masyarakat dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan.

Saat ini kita menghadapi tahun politik, menyongsong pelaksanaan pemilihan umum presiden republik indonesia dan anggota legislatif, tentunya saat ini gaung segenap partai politik sangat dirasa, yang bertujuan untuk mengusung berbagai figur yang akan mewakili aspirasi seluruh rakyat indonesia pada setiap tingkatannya.

Untuk itu Ngesti mengingatkan bahwa aparatur pemerintah dalam peranannya harus mampu bertindak secara netral, meninggalkan segala aktifitas bersifat politik.

Saat menutup sambutanyan Ngesti berpesan kepada seluruh aparatur dilingkungan pemerintah Kabupaten Natuna, agar saling mengingatkan satu sama lain. Hal ini tidak lain bertujuan agar kita selalu fokus terhadap amanat yang sudah dipercayakan kepada kita semua dengan senantiasa fokus terhadap tugas pokok dan fungsi, serta selalu berupaya meningkatkan kompetensi diri, profesional kerja dan kekompakan dalam mewujudkan organisasi perangkat daerah yang lebih produktif dan berwibawa. (Humas_Pro/Sri & Diana)

photo : sofian

RILIS PERS, Nomor : 671   /IP/HUMAS-PROTOKOL/2018