Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda menghadiri acara Dialog Tokoh Agama "Dalam Rangka Penurunan Stunting dan Penguatan Moderasi Beragama Kabupaten Natuna", bertempat di Aula Kantor Kementrian Agama Kecamatan Bunguran Timur, Selasa (26/09) pagi.
Turut hadir pada kegiatan tersebut diantaranya, Asisten Tata Pemerintahan Kabupaten Natuna, Ketua LAM, Ketua MUI, Para Tokoh Ulama yang ada di Kabupten Natuna dan tokoh agama.
Dalam sambutannya, Rodhial Huda menyampaikan bahwa penyebab Stunting jika dianalisas bermula dan sering terjadi pada keturunan dari keluarga pernikahan usia dini. Hal ini mungkin dikarenakan keterbatasan pengetahuan dan kesiapan mental dari pasangan keluarga tersebut terkait Kesehatan.
Terkait kesiapan mental dan pengetahuan dalam membina rumah tangga, keberadaan dan peran para tokoh agama serta tokoh masyarakat dirasa sangat penting, terutama untuk mengedukasi calon pengantin, sehingga nantinya setelah berkeluarga akan lebih siap dengan mentalitas yang lebih dewasa.
Rodhial juga menjelaskan bahwa Stunting juga disebabkan perilaku kurang menjaga Kesehatan, serta pengetahuan terhadap pentingnya asupan makanan bergizi bagi ibu hamil dan ibu menyusui
Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Daerah telahpun menjadikan isu stunting sebagai salah satu prioritas yang harus mendapatkan intervensi yang focus, dengan target pada tahun 2024 mendatang persentase Stunting di Natuna harus diturunkan menjadi 12 %.
Dirinya mengakui bahwa untuk mencapai target tersebut, tidak hanya tim Kesehatan yang harus ambil peduli dengan upaya menurunkan angka stunting tersebut, melainkan seluruh unsur, termasuk para tokoh masyarakat juga harus terlibat dalam aspek mengedukasi masyarakat, khususnya para calon pengantin yang berencana menikah pada usia dini. Pro- Kopim (D)
RILIS PERS, Nomor : 148142 /PRO_KOPIM/2023

