Bupati Natuna : Cegah Korupsi, Pengelolaan Keuangan Desa Harus Sesuai Peruntukan

Bertempat di Desa Limau Manis Kecamatan Bunguran Timur Laut, rabu (7/6) pagi, Bupati Natuna, Wan Siswandi membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis Program Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi Kepri.

Adapun Bimtek Desa Antikorupsi tersebut narasumber yang merupakan perwakilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dan Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Wan Siswandi dalam sambutannya menyampaikan bahwa Desa Limau manis telahpun ditetapkan sebagai desa percontohan Antikorupsi. Dengan ditetapkannya status ini, seluruh aparatur pemerintahan, dan unsur pembangunan yang ada telah diamanatkan untuk menjalankan fungsinya masing-masing, baik sebagai perencana, pelaksana maupun sebagai fungsi pengawasan pembangunan.

Salah satu implementasi desa antikorupsi adalah mewujudkan transparansi terhadap pelaksanaan penggunaan anggaran desa. Oleh karenanya, Wan Siswandi mengharapkan tersedia media informasi, baik berupa plang pengumuman, baleho maupun website yang dapat diakses/dilihat oleh seluruh masyarakat setempat

Wan Siswandi menegaskan, anggaran desa harus dikelola sesuai peruntukan, sebesar-besarnya bagi mendukung percepatan pembangunan, kemajuan dan terwujudnya kesejahteraan.

Sedangkan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan anggaran/tindak pidana korupsi, kehati-hatian dalam penggunaan anggaran perlu ditingkatkan, upaya pemberdayaan masyarakat serta koordinasi dengan lembaga pengawasan maupun penegak hukum harus terus dijalin, sebagai upaya pencegahan tindak pidana korupsi anggaran desa.

Hal ini juga telahpun dilakukan oleh pemerintah daerah dengan maksud dan tujuan yang sama, dengan menggandeng pihak kejaksaan sebagai lembaga pendamping terhadap pelaksanaan anggaran ditingkat kabupaten, guna mencegah terjadinya kesalahan administrasi maupun tindak pidana korupsi.

Menyinggung kualitas pelayanan publik, Wan Siswandi juga mengharapkan agar pemerintah desa terus berupaya meningkatkan SDM aparatur, pemenuhan fasilitas pendukung pelayanan serta melakukan evaluasi secara berkala untuk melihat tingkat kepuasan pelayanan dari masyarakat.

Diakhir sambutanya, Wan Siswandi tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada forum pimpinan tingkat kecamatan yang selalu berpartisipasi dalam hal pembangunan yang ada di Kecamatan dan Desa. (Pro_kopim/Irles)

RILIS PERS, Nomor : 148045 /PRO_KOPIM/2023