Bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna, lantai II, Jalan Batu Sisir Bukit Arai, Ranai, rabu (24/5) pagi, Bupati Natuna, Wan Siswandi berkesempatan hadir dalam agenda kegiatan Pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan.
Tampak hadir beberapa pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna, diantaranya Plh Sekrtaris Daerah, beberapa perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah, pimpinan Organisasi Perempuan, beberapa Camat dan pengurus TP. PKK Kabupaten Natuna.
Wan Siswandi dalam sambutannya mengucapkan terima kasih baik kepada para camat, maupun Ketua TP PKK Kecamatan yang baru dilantik, dengan harapan agar PKK di kecamatan dapat mengambil peran mendukung pelaksanaan pembangunan daerah, menjalankan amanah dengan penuh tanggungjawab.
Mengingat jabatan sebagai Ketua TP PKK Kecamatan mengacu pada jabatan yang melekat kepada suami dalam jabatan tertentu, Wan Siswandi berharap agar tanggungjawab yang diamanahkan tidak menjadi beban, melainkan terus berupaya mengumpulkan berbagai potensi yang ada untuk memaksimalkan peran organisasi ditengah masyarakat.
Adapun pelantikan lima Ketua TP PKK Kecamatan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Nomor 01/Kep/PKK.Kab. NTN/V/2023 tentang Pengangkatan Surat Keputusan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan, diantaranya Ketua TP PKK Kecamatan Bunguran Batubi, Bunguran Utara, Serasan Timur, Pulau Panjang dan Pulau Seluan.
Ucapan selamat menjalankan tugas juga disampaikan Septi untuk membangkitkan motivasi para Ketua TP PKK Kecamatan yang baru dilantik mengucapkan selamat kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan yang baru dilantik wilayah kerja Kecamatan Bunguran Utara, Bunguran Batubi, Serasan Timur, Pulau Panjang dan Pulau Seluan.
Septi juga menerangkan, bahwa TP PKK Kecamatan pada posisi harus berupaya mengimbangi dan melakukan penyesuaian, bagi mendukung pelaksanaan tugas para suami yang menjabat posisi strategis di suatu wilayah.
Kepada seluruh Ketua TP PKK Kecamatan, Septi berharap agar terus melakukan pendataan, evaluasi dan berupaya untuk menerapkan strategi organisasi dalam rangka pengentasan kemiskinan, pemenuhan kebutuhan keluarga, pelayanan Kesehatan serta upaya mewujudkan kaum perempuan mandiri.
Selain itu, pembinaan para kader juga harus menjadi perhatian, melalui strategi peningkatan kemampuan dan keterampilan baik ditingkat kecamatan maupun desa sebagai ujung tombak program organisasi.
Untuk mewujudkan hal diatas, hubungan komunikasi, silaturrahmi dan koordinasi harus terus diupayakan, menjadikan organisasi PKK sebagai wadah bagi upaya mewujudkan keluarga yang mandiri dan sejahtera. (Pro_Kopim/Irles)
RILIS PERS, Nomor : 148035 /PRO_KOPIM/2023

