Sambut Rombongan BPK Kepri, Wabup Natuna Akui Pemkab masih butuh Bimbingan

Bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna, Jalan Batu Sisir Bukit Arai, Ranai, selasa (31/01) lalu, Wakil Bupati Natuna, Rhodial Huda menerima kunjungan kerja Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Kepulauan Riau beserta rombongan untuk menggelar pertemuan bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Natuna.

Dalam sambutan pembukanya, Rodhial Huda menjelaskan bahwa terkait tindak lanjut rekomendasi BPK tahun 2005 sampai 2022, dirinya berharap agar kepada seluruh pimpinan OPD untuk dapat membangun koordinasi dan konsolidasi bagi menyelesaikan permasalahan yang tertuang dalam rekomendasi tersebut.

Menurut Rodhial, integritas Pemerintah Daerah dapat tercermin dari kemampuan dalam menyelenggarakan tugas secara profesional, transparan serta amanah terhadap tugas dan tanggungjawab.

Oleh karenanya, diharapkan agar seluruh pimpinan OPD untuk fokus dalam upaya menyelesaikan berbagai temuan tersebut. Hal ini menjadi penting, karena selain kepada negara melalui tim audir, pengelolaan anggaran juga harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat secara transparan, dan kepada tuhan khususnya.

Dengan koordinasi dan kerjasama yang sudah dibangun antara Pemerintah Daerah dengan BPK, Rodhial berharap agar kedepan pengelolaan anggaran daerah dapat menjadi lebih baik, profesional, proporsional serta transparan.

Selain itu, dirinya juga mengakui bahwa jajaran pemerintah daerah masih sangat membutuhkan bimbingan serta penyesuaian bagi mengoptimalkan pelaksanaan pembangunan, khususnya fungsi pemerintah daerah dalam mewujudkan pelayanan prima bagi masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan BPK Provinsi Kepri, Jariatna juga menyampaikan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk bersilaturahmi dan membahas tindak lanjut pemeriksaan keuangan semester ll tahun 2005-2022.

Dirinya berharap agar pertemuan ini dapat memberikan dampak positif terutama bagi jajaran birokrasi di Natuna dalam pelaksanaan tugas, terutama pada pelaksanaan tata kelola anggaran.

Jariatna mengatakan, berdasarkan pemeriksaan semester ll sudah didapati kurang lebih 100 sample data. Namun demikian, sampai sejauh ini belum ditemukan penyimpangan yang signifikan.

Kedepan dirinya berharap semoga terdapat perbaikan-perbaikan yang bersifat administratif untuk tahun 2023. Dirinya juga mengakui akan sangat senang jika tidak menemukan permasalahan pengelolaan keuangan dalam proses audit.

Kedepan Jariatna sangat berharap agar setiap kegiatan atau projek yang dilaksanakan harus didasarkan pada Standar Operasional Prosedur yang ada, sehingga tahapan pendokumentasian dan pertanggungjawaban dapat dilakukan secara lebih teratur dan optimal. (pro_kopim/endang)

RILIS PERS, Nomor : 1457 /PRO_KOPIM/2023