Bertempat di Desa Ceruk Kecamatan Bunguran Timur Laut, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad didampingi Bupati Natuna Wan Siswandi beserta rombongan menghadiri Penyerahan Bantuan Pertanian Secara Simbolis kepada Kelompok Tani Penerima, Senin (24/10) pagi.
Hadir Dalam Acara tersebut diantaranya Ketua DPRD Kabupaten Natuna, Wakil Ketua II, Ketua dan Pengurus TP.PKK Kabupaten Natuna, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah terkait, Camat se-Bunguran Besar, Kepala Desa se-Kecamatan Bunguran Timur Laut,Tokoh masyarakat, Kelompok Tani, kelompok Upja, kelompok Dasawisma, PKK Kecamatan dan PKK Desa se-Kecamatan Bunguran Timur Laut.
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad menyampaikan bahwa kali ini Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akan menyerahkan bantuan 11 jenis alat pertanian yang bersumber dari APBD Provinsi Kepulauan Riau serta Aspirasi Anggota DPRD Provinsi Kepri Dapil Kabupaten Natuna (Hadi Candra dan Ilyas Sabli).
Ansar juga menjelaskan bahwa kondisi Perekonomian dunia terkini sedang tidak menentu, imbas dari Pandemic Covid-19 dan perang Rusia-Ukraina. Berdasarkan informasi dari IMF, terdapat 19 negara yang mengalami kebangkrutan dikarenakan kondisi diatas.
Indonesia patut bersyukur karena walaupun berimbas, namun masih tetap bertahan untuk terus melakukan pemulihan ekonomi nasional.
Ansar menjelaskan bahwa inflasi yang terjadi skala nasional sebesar 5%, sementara di Kepri pada angka 6,5%. Kondisi tersebut dapat tercermin pada peningkatan harga kebutuhan pokok.
Adapun salah satu cara untuk menekan angka inflasi yang terjadi saat ini, menurut Ansar harus dilakukan langkah nyata, diantaranya Operasi Pasar untuk memantau stabilitas harga barang kebutuhan pokok, serta gerakan bersama menanam cabe dengan sasaran para petani dan masyarakat luas, sehingga menekan tingkat permintaan kebutuhan pasar yang pada gilirannya akan menurunkan harga cabe di Kepri.
Dalam merealisasikan Gerakan Bersama Tanam Cabe ini, Provinsi Kepri bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Provinsi dengan harapan sosialisasi dan realisasi program dapat lebih terarah. Untuk mendukung hal tersebut, diharapkan kepada Bupati dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Natuna agar dapat segera Launching Program tersebut di daerah.
Selain itu Ansar juga mengakui bahwa penyebab Inflasi terbesar saat ini adalah biaya transportasi yang masih tergolong tinggi. Untuk itu kepada pemerintah daerah juga diharapkan dapat mengalokasikan anggaran bagi subsidi harga tiket maupun biaya angkut barang bagi menekan harga barang yang terdistribusi dari luar ke dalam daerah.
Akhirnya Ansar berpesan agar segala bantuan yang diserahkan kepada masyarakat, baik berupa bibit tanaman, pupuk maupun sarana penunjang pelaksanaan pertanian, dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dengan harapan kedepan dapat menekan angka inflasi dan memenuhi kebutuhan cabe di Kabupaten Natuna.
Hal senada juga disampaikan Bupati Natuna, Wan Siswandi dimana seluruh bantuan yang diserahkan serta program gerakan tanam bersama cabe yang dicanangkan oleh Provinsi Kepri dapat dilaksanakan, dilakukan pengawasan oleh para Kepala Desa serta terus didukung pula oleh berbagai pihak terkait bagi mendukung turunnya angka inflasi di Provinsi Kepri pada umumnya.
Lebih lanjut Wan Siswandi menjelaskan bahwa terdapat 2% anggaran dalam APBD yang diperuntukan bagi mengatasi Inflasi daerah. Mengingat persentase anggaran tersebut sangat kecil, dirinya berharap agar usulan yang disampaikan melalui Dana Alokasi Khusus dapat segera terealisasi bagi menekan angka Inflasi Daerah.
Terakhir, Wan Siswandi juga berpesan agar masyarakat dapat terus berupaya dan berdo’a, memakmurkan masjid serta meningkatkan kualitas ibadah, dengan harapan agar perekonomian Natuna khususnya dan Kepri pada umumnya segera pulih dari dampak Pandemic Covid-19 serta dijauhi dari segala bencana dan marabahaya.
Program Penanaman Cabe bersama dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Kepri, didampingi Bupati Natuna, Ketua DPRD Kabupaten Natuna, Kadis Ketahanan Pangan Pertanian Propinsi, Kadis Ketahanan Pangan Pertanian Kabupaten, Camat Bunguran Timur Laut, Kades Ceruk Dan ketua PKK Kabupaten Natuna.
Adapun bantuan yang diserahkan oleh Gubernur Kepri kepada beberapa kelompok tani tersebut diantaranya berupa alat pertanian, pupuk NPK dan Organic, Benih Bawang Merah, Benih Bawang Putih dan Kultivator. (Pro_kopim/Diana)

