Wakil Bupati Natuna Tinjau Perkembangan Pembangunan Irigasi Desa Tapau

Disela-sela kesibukannya, Wakil Bupati Natuna, Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti, MA didampingi PPK Irigasi dan Rawa BWS Sumatera IV, Eris dan Dinas PUPR Natuna, Herman, melakukan peninjauan perkembangan Pembangunan Daerah Irigasi Tapau kanan dan peningkatan Jaringan Daerah Irigasi Tapau Kiri yang ada di desa Air Lengit Kecamatan Bunguran Tengah, Jumat (27/7) Siang.

Lokasi pertama yang ditinjau oleh Ngesti adalah lokasi utama penimbunan saluran primer yang dikerjakan oleh PT Benteng Indo Raya (BIR). Selanjutnya, Ngesti bersama rombongan juga diajak meninjau lokasi pemasangan beton saluran primer yang dilaksanakan oleh PT Bahana Krida Nusantara (BKN).

Pada saat tiba dilokasi Ngesti langsung disambut para pekerja. Mereka adalah masyarakat lokal yang turut ambil bagian dalam pekerjaan pemasangan beton.

Saat awal Sosialisai Pekerjaan Pembangunan Daerah Irigasi Tapau, Ngesti sudah mengingatkan kepada pihak kontraktor agar dapat melibatkan tenaga kerja setempat sehingga sedikit banyak dapat memberikan nilai tambah bagi pendapatan masyarakat. Terbukti hal ini sudah direalisasikan oleh pihak kontraktor.

Setelah berbincang soal pekerjaan, Ngesti bersama para pelaksana proyek meninjau percetakan beton saluran milik PT BKN serta cara perakitan besi hingga pengecoran.

Dijelaskan Ngesti, kunjungan kali ini dirinya sangat menekankan terhadap mutu dan kualitas pekerjaan saluran irigasi. Menurutnya proyek tersebut bukan untuk jangka pendek, tetapi untuk jangka panjang.

"Ada dua paket pekerjaan, sisi kiri dan sisi kanan. Untuk sisi kiri hanya pekerjaan peningkatan saluran irigasi. Nah yang sisi kanan ini yang harus dipantau, karena membangun dari awal," jelasnya Ngesti.

Lebih lanjut, Ngesti menyebutkan, pembangunan sisi kanan nantinya akan mengairi lahan persawahan seluas 1.204 hektar. Meskipun belum berbentuk lahan persawahan, kedepan potensi lahan tersebut harus bisa tergarap maksimal.

"Memang kalau kita kaji siapa petani yang akan mengolahan lahan sawah disini masih belum pasti. Caranya adalah bagaimana dinas Pertanian bisa mencari investor yang bersedia bertani padi. Karena pemerintah daerah sudah menyiapkan lahannya," ujar Ngesti.

Sebagai penutup dalam kunjungannya, Wabup Ngesti meninjau pembangunan sisi kiri saluran irigasi Bendung Tapau.  (Humas_Pro/Red)

 

RILIS PERS, Nomor : 682   /IP/HUMAS-PROTOKOL/2018