Dirgahayu Dharma wanita Persatuan ke-18 Tahun 2017

Dharma Wanita Persatuan (DWP) adalah organisasi perempuan terbesar di Indonesia dimana anggotanya merupakan para istri Pegawai Negeri Sipil. Dengan kondisi tersebut, semestinya organisasi ini mampu bergerak secara strategis baik dari tingkat pusat sampai ke daerah melalui koordinasi, penetapan program kerja prioritas yang tentunya harus berkorelasi dengan program kerja pemerintah setempat. Sudah sepatutnya segenap kader DWP mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan secara lebih nyata mengingat usia organisasi ini sudah cukup lama.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Natuna selaku Penasehat Dharma Wanita Persatuan, Dra.Hj. Ngesti Yuni Suprapti, MA. Dalam sambutannya  pada acara  Resepsi Ulang Tahun Dharma Wanita Persatuan ke-18 Tahun 2017 di Aula Rumah Makan Sisi Basisir, Ranai Rabu, (13/12) pagi.

Dihadapan segenap kader DWP dan hadirin undangan pada kesempatan tersebut, beliau menyerukan agar DWP harus memprioritaskan peningkatan mental spiritual, pembinaan mutu para kader melalui pembekalan keterampilan, pengembangan wawasan dan pengetahuan serta berkomitmen untuk menumbuhkan kepedulian sosial, terutama terhadap berbagai isu terkini yang berkembang ditengah masyarakat dan dalam kerangka pembangunan daerah yang pada akhirnya dapat terimplementasi melalui berbagai aksi konkrit ditengah masyarakat.

Pada kesempatan yang sama Ketua Dharma Wanita Kab. Natuna, Septi Dwiani Wan Siswandi yang menyampaikan secara tertulis Pidato Ketua Umum DWP Pusat bahwa sebagai Organisasi masyarakat perempuan terbesar di Indonesia sudah seharusnya DWP dapat berperan aktif dalam pembangunan nasional.

Dilihat dari Renstra DWP pada tahun 2015 s/d 2019, organisasi ini telahpun menunjukkan keseriusan para Pengurus DWP Pusat untuk mengembangkan organisasi yang modern dan professional dalam rangka memenuhi tuntutan perkembangan zaman.

Selanjutnya Ketua Pelaksana Kegiatan Lis Fitrianti Syarifuddin juga melaporkan maksud dan tujuan kegiatan ini  adalah untuk memperkuat kebanggaan dan kebersamaan terhadap organisasi sebagai bentuk partisipasi dan kontribusi terhadap program pemerintah,

Adapun rangkaian acara yang telah dilaksanakan antara lain senam bersama  (9/12) di Gedung Sri Serindit, Bakti Sosial (10/12) di Desa Batu Bayan Kecamatan Bunguran Selatan dengan penyerahan santuan kepada 39 orang lansia, orang cacat dan anak yatim, Pembinaan Organisasi dan Lomba Menghias Wajah (12/12) di Rumah Makan Sisi Basisir.

(HUMAS_P/Endang)

photo : izar

RILIS PERS, Nomor : 546 /IP/HUMAS-PROTOKOL/2017