Bertempat di Kecamatan Bunguran Batubi, Sekda Natuna, Boy Wijanarko Varianto, mendampingi Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad dalam acara penanaman padi perdana di Kabupaten Natuna, rabu (12/02) siang.
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah tindak lanjut kerjasama antara Pemprov Kepri bersama TNI AL, Kapolda Kepri, Korem 033 Wira pratama Kepulauan Riau.
Ansar menjelaskan, kerjasama ini adalah bentuk sinergitas Pemerintah Provinsi dengan Forkopimda dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional secara merata di Kabupaten/Kota yang berada di Provinsi Kepulauan Riau.
Beliau juga memastikan bibit padi yang merupakan bantuan dari pemerintah pusat yang telah disalurkan ke kelompok tani pada 2024 tersebut, memiliki kualitas yang baik, bahkan cocok dikonsumsi untuk menunjang kebutuhan gizi.
Ansar juga menegaskan, peran pemerintah daerah dalam setiap bantuan yang berasal dari APBN adalah melakukan pengawasan dan pembinaan kepada para petani, agar semua bantuan dapat dimanfaatkan dengan optimal. Langkah ini diambil sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi program hilirisasi dibawah arahan presiden prabowo.
Dalam kesempatan yang sama, Boy Wijanarko menyampaikan bahwa Kabupaten Natuna sejauh ini memiliki lahan sawah padi seluas 15 hektare yang tersebar di lima kecamatan, meliputi Kecamatan Bunguran Batubi, Bunguran Tengah, Bunguran Timur, Bunguran Selatan dan Serasan Timur, dengan perkiraan hasil panen padi kurang lebih 230 ton pertahun.
Penanaman perdana yang dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Kepri didampingi sekretaris Daerah Kabupaten Natuna beserta anggota Forkopimda di lahan seluas 5,5 hektare.
Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya Kadis KP2HK Kepri, Kadis Pekerjaan Umum Kepri, Wakil Ketua DPRD, Kasiter 033/WP, Ketua BWSS IV, Forkopimda dan Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna serta beberapa pimpinan lembaga vertical, diantaranya Kepala Bulog Natuna dan Kepala BPS Natuna. (Pro_kopim/Patli)
PERS, Nomor : 1484128/PRO_KOPIM/2025

